- Sekali lagi, bagaimana menjadikan UHN Medan sebagai icon perguruan swasta terkemuka di Sumut? Jawabnya adalah mari membangun UHN Medan dengan kebersamaan dan nuansa akademik yang tinggi. Segala perbedaan pendapat saatnya disatukan. Yang berkemampuan diberi kesempatan. Apapun latar belakangnya mari melihat perbedaan dalam berbagai hal dalam pemilihan rektor (pilrek) sebagai upaya membangun UHN sebagai PTS bereputasi nasional, bahkan internasional. Perlu diketahui bersama pilrek bukanlah pilkada.
- Dari sudut pandang ilmiah dan kajian berpikir ontologis kita akan tiba pada kesimpulan jawaban, sudah pasti pemilihan rektor lebih rasional dan mengedepankan cara berpikir yang intelektual. Benarkah demikian? Jawabnya benar, dimana yang memilih rektor adalah senat dosen universitas yang rata-rata adalah para guru besar atau dosen yang punya kepangkatan akademik. Mereka akan menjatuhkan objektivitas pilihan dan pilihan yang sudah mengandung unsur bebas nilai (free values).
- Permasalahannya sejauh mana realisasi daripada visi dan misi rektor ketika dibacakan dalam forum ilmiah untuk membangun Universitas kedepan? Kalau dalam pilkada visi dan misi adalah pelengkap formal adminsistratif dan tidak punya beban moral apakah tercapai atau tidak. Yang penting seorang kepala daerah tidak pernah merasa bersalah kalau visi tidak terealisasi dengan baik. Beda dengan visi Rektor yang harus dipertanggungjawabkan secara ilmiah pula karena itu mendapat kajian ilmiah dari senat dosen.
- Setelah beberapa calon Rektor UHN Medan lolos seleksi adminsitratif, bahkan sudah selesai melaksanakan uji Kompetensi dan Keterampilan (UKK) siapa yang akan terpilih bukan permasalahan, masalah utama adalah mau jadi apa UHN Medan kedepan ditangan Rektor baru?
- Ditangan beberapa calon rektor inilah UHN Medan selama empat tahun kedepan dan apa yang bisa dilakukan. Mengingat peran pendidikan sangat signifikan dalam pembangunan bangsa, maka UHN Medan perlu membangun diri menjadi salah satu icon yang akan menjadi motor pendidikan di Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.
- Ditengah -"tengah globalisasi pendidikan sekarang ini, tantangan UHN Medan kedepan akan semakin berat. Persaingan sesama PTS sebagai kelas persaingan UHN Medan juga makin berat. Bukan rahasia umum lagi bahwa banyak putra-putri terbaik di Sumut yang memilih kuliah di luar Sumatra, atau pulau Jawa.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/jaringb1/public_html/theme/detail.php on line
305
Penulis
: Prof. Dr. Marihot Manullang