Twitter Izinkan Iklan Ganja, Berlaku di Indonesia?


Twitter Izinkan Iklan Ganja, Berlaku di Indonesia?
Twitter melonggarkan aturan demi memberi ruang buat iklan ganja mulai hari ini. Apa itu berlaku di seluruh dunia? Ilustrasi. Iklan ganja bisa beredar di Twitter. (iStockphoto/tonefotografia)
Meski begitu, pengiklan ganja di Twitter masih harus mengikuti pedoman tertentu untuk mempromosikan produk mereka.

Pengiklan harus disetujui oleh Twitter dan hanya dapat menargetkan pengguna di lokasi tempat mereka memiliki izin. Artinya, itu tak berlaku di negara-negara yang masih melarang peredaran ganja seperti Indonesia.

Iklan juga tidak boleh mempromosikan atau menawarkan penjualan ganja, dengan beberapa pengecualian untuk beberapa produk CBD topikal.

Pengiklan tidak dapat menargetkan pengguna di bawah 21 tahun dan tidak dapat menargetkan atau menarik minat anak di bawah umur.

Dikutip dari The Verge, Twitter juga mengatakan iklan tidak boleh menggambarkan penggunaan ganja atau membuat klaim kemanjuran dan kesehatan.

Twitter dengan jelas melihat potensi pembayaran untuk iklan ganja di platform. Berdasarkan data internal perusahaan, tweet tentang ganja menutupi topik seperti hewan peliharaan, memasak dan industri seperti kopi dan alkohol.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: