Tau Stok Pangan Indonesia Ranking Ke-37 Di Dunia, BUMN Serukan Kolaborasi Hadapi Krisis


Tau Stok Pangan Indonesia Ranking Ke-37 Di Dunia, BUMN Serukan Kolaborasi Hadapi Krisis

Selain itu, ia melihat potensi kerja sama lainnya dalam meningkatkan sektor perdagangan pangan. Di antaranya perdagangan palm fruit dan Indonesia tropical fruit. Termasuk menjalin kolaborasi antar pelaku usaha pangan dan private sector lokal Indonesia.

Menurutnya, Indonesia kaya dengan buah tropis nusantara yang memiliki nilai tambah dan kompetitif untuk pasar domestik dan internasional.

Sehingga ID Food mendukung Pemerintah Indonesia terhadap potensi peluang perdagangan tingkat global untuk komoditas buah-buahan.

Sementara itu, UEA merupakan eksportir kurma terbesar dunia. Dan minat konsumsi kurma di Indonesia cukup banyak. Sehingga ada peluang peningkatan perdagangan pangan yang dapat dikerja samakan dengan perusahaan terkait di UEA, maupun pelaku usaha pangan di Indonesia.

Beberapa waktu lalu, ia menyampaikan, bahwa penguatan ekosistem pangan di negara G20 bisa menjadi langkah mengantisipasi krisis pangan.

Caranya, dengan menghadirkan ekosistem pangan terintegrasi dari hulu ke hilir. Apalagi potensi sinergi sektor pangan dengan G20 juga cukup besar. Di antaranya seperti lansiran dikutip dari RM.id, dengan pengembangan jaringan pasar internasional.


Tag: