jaringberita.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Sub Pekan
Imunisasi Nasional (PIN) Polio Putaran kedua yang akan berlangsung Senin (15/5/2023) kepada anak-anak usia 0-59 bulan untuk mencegah terpapar virus Polio.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, hal ini dilakukan karena imunisasi merupakan upaya penanggulangan yang paling mudah dan cepat untuk memutus mata rantai penularan virus Polio.
"Dampak virus Polio dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen pada anak. Polio tidak bisa diobati dan hanya dapat dicegah melalui imunisasi, jadi hanya dengan pemberian imunisasi kita dapat mencegah penularan virus Polio tersebut," katanya, Minggu (14/5/2023).
Untuk itu, Alwi berharap kepada seluruh keluarga di Sumut, agar dapat membawa balitanya ke Pos PIN terdekat, yakni Puskesmas, Pustu, Posyandu, Paud, dan lainnya yang melaksanakan pelayanan tanpa melihat status imunisasinya.
Maksudnya, kata dia, semuanya diimunisasi Polio, meskipun sudah imunisasi lengkap termasuk polio rutin, karena ini respon terhadap KLB yang terjadi di Aceh dengan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin rutin.
"Berdasarkan data Sub PIN Polio Putaran pertama telah dilalui dengan baik yang berakhir tanggal 14 April 2023 dengan hasil 94,8% dari target 95%. Di mana anak usia 0-59 bulan yang telah ditetes nopv2 sebanyak 1.277.046 anak dari seluruh sasaran anak 1.346.655," jelasnya.
Alwi menyebutkan, diantara 33 Kabupaten/Kota se-Sumut ada 27 Kabupaten/Kota yang telah mencapai target >95%, kemudian ada satu Kabupaten yang mencapai 90,3% yaitu Karo dan lima Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias <90%.