Peringati Hakordia 2022, Kejati Sumut Gelar FGD Usung Topik 'Bagaimana Cara Terhindar Dari Korupsi?'


Peringati Hakordia 2022, Kejati Sumut Gelar FGD Usung Topik 'Bagaimana Cara Terhindar Dari Korupsi?'
istimewa
Peringati Hakordia 2022, Kejati Sumut Gelar FGD Usung Topik 'Bagaimana Cara Terhindar Dari Korupsi?'
Ketiga, strategi restoratif yaitu strategi pendekatan yang lebih menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan. Dalam tindak pidana korupsi strategi restoratif dilakukan dengan penyelamatan keuangan negara atau pengembalian keuangan negara (asset recovery).

"Penerangan hukum dan diskusi yang dilakukan hari ini adalah salah satu upaya pencegahan agar kita memiliki kesadaran untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi, selain merugikan negara, merugikan diri sendiri dan keluarga," katanya.

Kemudian, lanjut mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini, deteksi dini korupsi bisa dilakukan mulai dari tahap persiapan sebuah program atau pekerjaan.

"Apabila sejak awal tidak ada niat kita untuk melakukan tindak pidana korupsi, maka program tersebut akan berjalan lancar. Akan tetapi, ketika di awal perencanaan kita sudah memiliki niat untuk 'mencuri' uang negara, maka sampai pekerjaan itu nantinya selesai akan mengalami masalah," tandasnya.

Harapan kami, tambah Yos A Tarigan dengan adanya diskusi ini kiranya dapat membangun kesadaran dan sikap kita agar menghindari perbuatan melawan hukum, terutama korupsi.

Di akhir kegiatan, beberapa ASN mengajukan pertanyaan dan dijawab langsung oleh Yos A Tarigan. Menutup kegiatan Hakordia, Kejati Sumut membagikan kaos dan stiker kepada warga masyarakat yang melintas di depan kantor BPSDM Provsu.

Penulis
: Lts
Editor
: La Tansa

Tag: