jaringberita.com - Gado-gado adalah salah satu kuliner yang sangat terkenal di Indonesia. Kuliner yang terdiri dari sayur mayur rebus dengan lontong dan bumbu kacang ini, mudah ditemukan di berbagai daerah.
Rasanya yang nikmat dan harganya yang terjangkau, juga membuat makanan ini digemari oleh semua kalangan.
Mak Yuni adalah salah satu pemilik warung di kawasan perkantoran Bupati Deliserdang yang khusus jualan gado-gado dan nasi bakar. Di tempat ibu 5 anak perempuan tersebut produk makanan itu sangat laku keras. Karena selain harganya murah rasanya juga enak dan terjamin higienis.
"Alhamdulilah, setiap hari gado-gado dan nasi bakar dagangan kami habis dibeli konsumen langganan tanpa sisa," ujar wanita 38 tahun yang berjualan di sebelah kantor PGRI Dinas Pendidikan Deliserdang.
Menempati bangunan semi permanen bikinan sendiri, Mak Yuni telah menggeluti usaha yang membantu ekonomi keluarganya selama 10 tahun di tempat itu. Namun perempuan bertubuh jangkung tersebut enggan memberitahu soal investasi yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperolehnya.
"Pokoknya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan anak sekolah," jelas wanita berkerudung itu malu-malu.
Dikisahkannya, dulu orang tua Mak Yuni yang berjualan gado-gado di tempat itu. Namun karena ayahnya punya pekerjaan lain, akhirnya Mak Yuni yang mengantikan jualan bapaknya tersebut.
"Dulu hanya gado gado saja, tapi sekarang ditambah dengan nasi bakar. Minumnya ada kopi dan sanger juga," sebutnya.
Warung yang buka hanya siang hari dan pengunjungnya kebanyakan para ASN di kantor Bupati banyak diminati, sehingga dagangan Mak Yuni kerap habis sebelum sore.
Para pelanggannya bukan hanya makan di warung itu melainkan bisa dipesan dan diantar ke kantor pemesan. Biasanya pembeli-pembeli langganan sudah lebih dahulu memesan lewat aplikasi WhatsApp.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deliserdang Muriadi, satu diantara pelanggan Mak Yuni mengaku kedua jenis makanan favorit di warung itu pas di lidahnya.