BTN Gencar Tawarkan Program KPR Pro Rakyat


BTN Gencar Tawarkan  Program KPR Pro Rakyat
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo

Laporan keuangan yang dipublikasikan pada Kamis (15/9), bank berkode saham BBTN itu sukses mengantongi laba Rp 1,47 triliun sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Pertumbuhan kinerja ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) yang tumbuh 35,95 persen. BTN juga mampu menekan beban bunga hingga 28 persen secara tahunan. Dan pendapatan bunga perseroannya naik tipis dari Rp 12,5 triliun menjadi Rp 12,6 triliun.

Sepanjang semester I-2022, BTN mencatatkan kredit sebesar Rp 256,9 triliun atau tumbuh 7,61 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 2,99 persen. Dan total aset perseroan Rp 381,74 triliun atau naik tipis sebesar 0,4 persen yoy. Pertumbuhan kreditnya diimbangi dengan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan/NPL) secara gross di level 3,54 persen, sementara NPL net 1,04 persen.

Rasio profitabilitas BTN juga mengalami peningkatan. Margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM) naik menjadi 4,58 persen. Perseroan juga sukses meningkatkan efisiensi dengan cost to income ratio turun menjadi 46,07 persen.

Menurut Haru, kondisi pandemi Covid-19 yang melandai dan ekonomi mulai menggeliat, membuatnya optimistis sektor pembiayaan perumahan makin terbuka lebar. Untuk menangkap peluang tersebut, BTN berencana menggelar right issue agar amunisi perseroan bisa bertambah kuat.


Tag: