Kini, Skotlandia memimpin klasemen Grup A dengan enam poin. Sementara Tim Matador - julukan Spanyol bertengger di posisi kedua dengan raihan tiga poin hasil menang 3-0 atas Norway pada laga perdana.
Menurut data WhoScored, Spanyol sebenarnya tampil dominan dalam laga ini dengan memegang penguasaan bola sebesar 73 persen.
Dari segi peluang, seperti dilansir dari rm.id, Spanyol juga lebih unggul dengan melepaskan tujuh tembakan dengan tiga mengarah ke gawang. Namun, Skotlandia lebih efektif meski hanya menciptakan delapan peluang dengan dua di antaranya menuju tepat sasaran.
Scott Mc Tominay layak dinobatkan sebagai pemain terbaik alias man of the match dalam pertandingan ini. Scott McTominay bermain sebagai gelandang sentral dalam Tim Skotlandia, tapi kontribusinya lebih dari itu. Dia menyuguhkan performa impresif di lapangan.
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, mengaku sangat bahagia timnya mengalahkan Tim Matador - julukan Spanyol. Ia menyebut penampilan anak asuhnya luar biasa.
Sementara itu, pemain Spanyol, Rodri tidak merasa terkesan dengan penampilan timnya setelah mengalami kekalahan pertama. Gelandang milik Manchester City itu menyoroti gaya main sang lawan yang menurutnya sering membuang-buang waktu.
Akibatnya, Spanyol terlihat frustasi saat Skotlandia menampilkan penampilan bertahan yang solid.
Menanggapi hal tersebut, kapten Skotlandia, Andy Robertson, tidak setuju dengan penilaian Rodri. Mereka percaya bahwa Timnas Spanyol sudah melakukan permainan yang salah di babak awal. Dia memuji rekan-rekan setimnya yang berhasil memenangkan adu fisik.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente senang melihat performa timnya saatnya menghadapi Timnas Skotlandia. Sayang, hasilnya mengecewakan Tim Matador malah kalah. Luis de la Fuente mencoba melihat sisi positif dari kekalahan ini, yakni soal performa timnya yang terbilang memuaskan.