Tentara Tartan Tumbangankan Matador di Ajang Kualifikasi Euro 2024


Tentara Tartan Tumbangankan   Matador di Ajang Kualifikasi Euro 2024

jaringberita.com -Dunia sepak bola. Ajang kuali­fikasi Euro 2023, Timnas Skotlandia berhasil menum­bangkan tim favorit, Spanyol 2-0 pada laga kedua Grup A di Stadion Hampden Park, dini hari kemarin.

Bermaindi hadapan pendu­kungnya sendiri, pasukan Tartan Army alias Tentara Tartan - ju­lukan Skotlandia tampil meya­kinkan lewat serangan-serangan kejutan. Dua gol Skotlandia disum­bangkan Scott McTominay pada menit ketujuh dan ke-51.

Kemenangan tersebut menjadi yang kedua untuk Skotlandia setelah mengalahkan Cyprus 3-0 pada laga perdana.

Kini, Skotlandia memimpin klasemen Grup A dengan enam poin. Sementara Tim Matador - julukan Spanyol bertengger di posisi kedua dengan raihan tiga poin hasil menang 3-0 atas Norway pada laga perdana.

Menurut data WhoScored, Spanyol sebenarnya tampil dominan dalam laga ini dengan meme­gang penguasaan bola sebesar 73 persen.

Dari segi peluang, Spanyol juga lebih unggul den­gan melepaskan tujuh tembakan dengan tiga mengarah ke gawang. Namun, Skotlandia lebih efektif meski hanya menciptakan delapan peluang dengan dua di antaranya menuju tepat sasaran.

Scott Mc Tominay layak di­nobatkan sebagai pemain ter­baik alias man of the match da­lam pertandingan ini. Scott McTominay bermain sebagai gelandang sentral dalam Tim Skotlandia, tapi kontribusinya lebih dari itu. Dia menyuguhkan performa impresif di lapangan.

Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, mengaku sangat bahagia timnya mengalahkan Tim Matador - julukan Spanyol. Ia menyebut penampilan anak asuhnya luar biasa.

Sementara itu, pemain Spanyol, Rodri tidak merasa terke­san dengan penampilan timnya setelah mengalami kekalahan pertama.

Gelandang milik Manchester City itu menyoroti gaya main sang lawan yang menu­rutnya sering membuang-buang waktu.ejutan terjadi ajang Kuali­fikasi Euro 2023.

Timnas Skotlandia berhasil menum­bangkan tim favorit, Spanyol 2-0 pada laga kedua Grup A di Stadion Hampden Park, dini hari kemarin.

Bermaindi hadapan pendu­kungnya sendiri, pasukan Tartan Army alias Tentara Tartan - ju­lukan Skotlandia tampil meya­kinkan lewat serangan-serangan kejut. Dua gol Skotlandia disum­bangkan Scott McTominay pada menit ketujuh dan ke-51.

Kemenangan tersebut menjadi yang kedua untuk Skotlandia setelah mengalahkan Cyprus 3-0 pada laga perdana.

Kini, Skotlandia memimpin klasemen Grup A dengan enam poin. Sementara Tim Matador - julukan Spanyol bertengger di posisi kedua dengan raihan tiga poin hasil menang 3-0 atas Norway pada laga perdana.

Menurut data WhoScored, Spanyol sebenarnya tampil dominan dalam laga ini dengan meme­gang penguasaan bola sebesar 73 persen.

Dari segi peluang, seperti dilansir dari rm.id, Spanyol juga lebih unggul den­gan melepaskan tujuh tembakan dengan tiga mengarah ke gawang. Namun, Skotlandia lebih efektif meski hanya menciptakan delapan peluang dengan dua di antaranya menuju tepat sasaran.

Scott Mc Tominay layak di­nobatkan sebagai pemain ter­baik alias man of the match da­lam pertandingan ini. Scott McTominay bermain sebagai gelandang sentral dalam Tim Skotlandia, tapi kontribusinya lebih dari itu. Dia menyuguhkan performa impresif di lapangan.

Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, mengaku sangat bahagia timnya mengalahkan Tim Matador - julukan Spanyol. Ia menyebut penampilan anak asuhnya luar biasa.

Sementara itu, pemain Spanyol, Rodri tidak merasa terke­san dengan penampilan timnya setelah mengalami kekalahan pertama. Gelandang milik Manchester City itu menyoroti gaya main sang lawan yang menu­rutnya sering membuang-buang waktu.

Akibatnya, Spanyol terlihat frustasi saat Skotlandia me­nampilkan penampilan bertahan yang solid.

Menanggapi hal tersebut, kapten Skotlandia, Andy Robertson, tidak setuju dengan penilaian Rodri. Mereka percaya bahwa Timnas Spanyol sudah melaku­kan permainan yang salah di babak awal. Dia memuji rekan-rekan setimnya yang berhasil memenangkan adu fisik.

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente senang me­lihat performa timnya saatnya menghadapi Timnas Skotlandia. Sayang, hasilnya mengecewa­kan Tim Matador malah kalah. Luis de la Fuente mencoba me­lihat sisi positif dari kekalahan ini, yakni soal performa timnya yang terbilang memuaskan.

Penulis
: jrb-mt
Editor
: Dedi

Tag: