Digigit Ular Besar, Barca Ketar-ketir


Digigit Ular Besar, Barca Ketar-ketir
Hakan Calhanoglu

Pemain ini dinilai berperan penting dengan gol vitalnya, juga ancaman yang ia berikan kepada Barcelona selama pertandingan secara keseluruhan.

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mengklaim kemenangan 1-0 atas Barcelona sudah diprediksi. Baginya, kemenangan itu menjadi awal baru bagi Nerazzurri yang terseok-seok pada awal musim ini.

Inter Milan benar-benar dianggap underdog menjelang pertandingan. Penyebabnya, Nerazurri bermodal empat kekalahan dari enam pertandingan terakhir di Liga Italia.

Di sisi lain, Barcelona berhasil menyapu bersih kemenangan dalam enam laga terakhir di Liga Spanyol.

Inzaghi memilih taktik yang tepat dan berakhir manis. Dia membiarkan Barcelona mendominasi penguasaan bola dan melakukan serangan balik. Hasilnya adalah gol tunggal penentu kemenangan melalui Hakan Calhanoglu.

“Saya tidak akan bilang ini tidak terduga. Seperti yang saya bilang kemarin, laga ini menjadi peluang luar biasa melawan salah satu tim terbaik di dunia,” ujar Simone Inzaghi setelah pertandingan kepada Sky Sport Italia, seperti dilansir dari RM.id.

“Kami bermain dengan agresif, penuh determinasi, karena inilah satu-satunya cara mengalahkan tim seperti itu,” ucapnya.

Kemenangan ini menjadi obat pelipur lara setelah Inter kalah dari AS Roma di Serie-A, pekan lalu.

Itu menjadi kekalahan keempat Inter Milan di Liga Italia musim ini. Nerazzurri baru mengemas empat kemenangan dari delapan laga, dan empat pertandingan lain berujung kekalahan.

“Hasil melawan AS Roma benar-benar mengecewakan, tetapi penampilan kami tidak mengecewakan. Jadi, malam seperti ini (menang atas Barca) bagus untuk kami. Kami perlu memulihkan energi dan harus bangkit di Serie A,” tuturnya.

“Ini bisa menjadi start, tetapi kami harus konsisten dan bermain bagus mulai sekarang,” imbuhnya.

Inzaghi sedang berada dalam tekanan karena rentetan hasil buruk Inter Milan musim ini. Bahkan, dia dikabarkan bisa dipecat jika kalah dari Barcelona.

“Saya akan meneruskan bekerja, karena ada momen yang terjadi dan saya menjaga kepala tetap tegak, karena para pemain dan klub telah melakukan beberapa hal hebat dalam 15 bulan terakhir. Saya senang melihat skuad ini solid dan bertarung bersama, jika tidak mustahil meraih hasil seperti ini,” jelasnya.

Di grup sama, Bayern Munchen berpesta gol dengan mengalahkan Viktoria Plzen 5-0. Dua gol Bayern diborong Leroy Sane (menit ke-7 dan ke-51). Gol lainnya dicetak Serge Gnabry (menit ke-13), Sadio Mane (menit ke-21), dan Jean Eric Choupo-Moting (menit ke-59).


Tag: