Kencani Dua Wanita Hingga Untung 500 Juta, Kapten Marinir Gadungan Akhirnya Dibekuk POMAL


Kencani Dua Wanita Hingga Untung 500 Juta, Kapten Marinir Gadungan Akhirnya Dibekuk POMAL
Kadis Lidpam Pomal Lantamal III Letkol Laut (PM) Muchsin Wibowo saat memberi keterangan penangkapan Kapten Marinir gadungan

jaringberita.com -Menjadi korban penipuan seorang mengaku oknum Marinir berpangkat Kapten hingga Rp500 juta, dua wanita berinisial D dan R akhirnya mengadu.

Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) akhirnya bertindak dan berhasil mengamankan oknum dimaksud yang belakangan diketahui berinisial EW, yang diamankan dari kawasan Tugu Utara, Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.

BACA JUGA :

Danrem 022/PT Dampingi Pangdam I/BB Launching Ketahanan Pangan Korem 022/PT

Kadis Lidpam Pomal Lantamal III Letkol Laut (PM) Muchsin Wibowo, menegaskan bahwa terungkapnya kasus ini bermula saat Polisi Militer Anatan Laut (Pomal) Lantamal III Jakarta menerima pengaduan dan laporan dari dua orang korban wanita dengan inisial D (44 tahun) dan R (52 tahun).

Kedua wanita tersebut, telah mendapatkan perbuatan tidak menyenangkan dari seseorang yang mengaku sebagai anggota Marinir TNI AL dengan pangkat Kapten berinisal EW. Pelaku mengelabui beberapa perempuan dengan janji akan menikahinya serta meminta sejumlah uang untuk kepentingan diri sendiri.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut Pomal Lantamal III segera melaksanakan penelusuran dan penyelidikan secara seksama terhadap pelaku untuk mencegah terjadi tindakan yang dapat merugikan banyak pihak maupun citra TNI AL dan diketahui bahwa tersangka bukanlah anggota TNI AL,” ujar Letkol Laut (PM) Muchsin Wibowo, diterima redaksi Selasa (28/2).

Muchin mengatakan, adapun kronologis penangkapan berawal setelah Pomal Lantamal III menerima dan mempelajari laporan dari korban.

Kemudian tim segera bergerak melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku. Dihari yang sama, tim berhasil menemukan pelaku yang pada saat itu sedang berada di rumah istri sirinya di wilayah Rawa Badak, Jakarta Utara dan selanjutnya membawa pelaku ke kantor Pomal Lantamal III untuk dimintai keterangan.

Dari hasil pemeriksaan didapatkan keterangan bahwa pelaku mendapatkan KTA dan SIM (dengan keterangan pekerjaan sebagai anggota TNI) memesan melalui rekannya atas nama Sdr. Iye (juru parkir) pada saat pelaku bekerja sebagai keamanan pasar Skip Palembang, Sumatera Selatan.

Namun pada saat dilakukan penggeledahan barang bukti berupa KTA, SIM, jaket dan topi loreng yang biasa dipergunakan oleh pelaku tersebut tidak ditemukan karena alasan sudah dibakar oleh pelaku.

BACA JUGA :

Prajurit Naga Karimata Kembangkan Modul Start/Stop Engine Tank Berbasis IOT

Respon cepat personel TNI AL dalam menangkap pelaku pencemaran citra baik TNI AL tersebut diapresiasi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Hal ini sejalan dengan penekanan Kasal bahwa setiap personel TNI AL harus meningkatkan kesiap-siagaan dalam menjawab setiap tugas yang dipertanggungjawabkannya dan merespon cepat segala sesuatu yang terjadi meresahkan masyarakat, dengan memahami tugas masing-masing bidang dengan tetap fokus kepada arah kebijakan Kasal.

Penulis
: Administrator
Editor
: Dedi

Tag: