16 Provinsi Ditarget Kembangkan Jejaring RS Kardiovaskuler


16 Provinsi Ditarget Kembangkan Jejaring RS Kardiovaskuler
Pixabay
Ilustrasi

Menurutnya, keberadaan layanan bedah jantung ini sangat dibutuhkan di Indonesia yang memiliki penduduk lebih dari 245 juta jiwa. Sebab secara teori, setidaknya ada sekitar 10 persennya membutuhkan intervensi bedah jantung.

Laporan dari Rumah Sakit Jantung Nasional Harapan Kita sebagai fasilitas rujukan nasional bagi pasien gangguan jantung menyebutkan ada sekitar 50 ribu anak dengan penyakit jantung bawaan yang harus dioperasi untuk mencegah kematian.

Dari jumlah sebanyak itu, yang bisa operasi jantung saat ini hanya ada di enam rumah sakit saja dengan kemampuan CABG antara 6 ribu hingga 10 ribu pasien per tahun.

Imbasnya, antrean pasien bedah jantung sangat panjang. Di RS Harapan Kita antrean bedah jantung mencapai 12 bulan, sementara di RS kardiovaskuler lain kini sudah juga sudah mencapai 3-4 bulan bahkan ada yang sudah sampai setahun.

Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan RI bertahap menargetkan penyediaan fasilitas layanan rumah sakit rujukan jantung di seluruh provinsi di Indonesia hingga 2024.

Editor
: Nata

Tag: