Gampang Marah, Begini Cara Mengatasinya!


Gampang Marah, Begini Cara Mengatasinya!
Mudah marah (Foto: Freepik)

jaringberita.com - Apakah Anda termasuk orang yang gampang marah? Jika iya, teknik 'anger management' perlu dipelajari agar level stres dalam diri terkendali.

Tujuan 'anger management' adalah untuk membantu seseorang mengurangi kemarahan. Sulit memang mengontrol lingkungan yang memicu kemarahan, tapi Anda dapat belajar mengendalikan reaksi dengan cara yang lebih tenang.

"Dukungan dari seorang profesional kesehatan mental dapat membantu dalam proses ini," ungkap laporan Good Therapy, dikutip MNC Portal.

Bagaimana 'anger management' dilakukan?

Pada awalnya, orang yang menjalani terapi ini akan diminta untuk memeriksa apa saja yang memicu kemarahan mereka. Beberapa situasi di bawah ini bisa menyebabkan kemarahan, seperti:

1. Perselisihan dengan rekan kerja

2. Sulit mendapat pekerjaan baru

3. Gampang marah tanpa sebab

4. Menyimpan dendam atau berpikir ingin balas dendam pada seseorang

5. Jadi agresif ketika marah

"Anda memerlukan bantuan profesional jika penyebab masalah di atas membuat Anda sangat mudah marah dan sulit mengontrol emosi," jelas American Psychological Association (APA).

Setelah mengenali sumber amarah, seseorang akan diajak untuk mengidentifikasi reaksi emosional terhadap keadaan tertentu. Terapis akan membantu memperhatikan respons kemarahan yang keluar dari dalam diri Anda yang mungkin merupakan mekanisme pertahanan diri.

"Kemarahan yang tidak terkendali dapat menyebabkan kondisi psikologis dan fisik yang berbahaya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain," tambah laporan tersebut.

Beberapa teknik yang dipakai dalam 'anger management' antara lain:

1. Kontrol impuls

2. Kesadaran diri

3. Meditasi

4. Manajemen frustasi

5. Teknik pernapasan

6. Strategi relaksasi

Pada teknik pernapasan atau dikenal juga dengan istilah 'Breathwork', tujuan yang ingin dicapai adalah kesadaran diri yang lebih nyata hingga kesembuhan.

"Lewat teknik pernapasan, diharapkan kesejahteraan mental, fisik, dan spiritual dapat meningkat, sehingga emosi lebih terkontrol dengan baik," tambah laporan tersebut.

Ada 4 teknik pernapasan yang umum dipakai dalam terapi, pertama pernapasan holotropik, rebirthing breathwork, clarity breathwork, dan pernapasan biodinamik.

"Semua bentuk terapi pernapasan berpusat pada tindakan 'inhale' dan 'exhale'. Dibutuhkan konsentrasi dan fokus yang berlangsung lama dalam terapi ini," ungkap laporannya.

Penulis
: Okezone
Editor
: La Tansa

Tag: