Awas, Jangan Karena Rokok Anak Kurang Gizi


Awas, Jangan Karena Rokok Anak Kurang Gizi
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Anak-anak dari keluarga miskin berpotensi kekurangan gizi hingga mengalami stunting karena pembelian rokok memakan sebagian besar pengeluaran rumah tangga.


"Karena pemenuhan gizi anak-anak dikalahkan dengan pengeluaran untuk membeli rokok," kata Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari dikutip dari Antara, Rabu (14/12/2022).

Menurutnya, pengeluaran rumah tangga keluarga miskin untuk konsumsi rokok tetap tinggi dan situasi ini tidak berubah dalam 10 tahun terakhir. Selain terancam mengalami kekurangan gizi, anak-anak yang orang tuanya merokok, sangat berpotensi mengalami putus sekolah.

Untuk itu Lisda berpendapat,dalam jangka panjang, kondisi ini tentu dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Dalam jangka panjang akan akan mempengaruhi kualitas SDM," kata dia.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan konsumsi rokok menduduki posisi tertinggi kedua bagi pengeluaran rumah tangga, baik di perdesaan maupun di perkotaan.

Editor
: Nata

Tag: