Papan seluncur es ini belum diketahui kegunaannya secara pasti. Namun yang jelas para arkeolog menyatakan benda itu sangat mirip dengan papan seluncur tulang yang ada di Eropa kuno. Artinya, ada kontak dan komunikasi yang erat antara China dan Eropa pada Zaman Perunggu.
Puluhan komponen yang terbuat dari kayu termasuk 11 roda dan lebih dari 30 bagian lain berada di sekitar pemakaman tersebut.
“Dilihat dari potongan yang berserakan, kami percaya bahwa bagian dari gerobak/papan ski kayu ini ditinggalkan oleh pemiliknya, sengaja dilepas, dan dikubur selama pembuatan makam,” kata Pemimpin Tim Penggalian, Ruan Qiurong.
Selain papan ski dan bagian gerobak, para arkeolog juga telah menemukan lebih dari 500 peninggalan di situs tersebut. Mulai dari tembikar, perkakas batu, tulang hewan, dan perlengkapan perunggu. Penelitian akan terus dilanjutkan untuk mempelajari budaya penguburan dan struktur sosial di wilayah tersebut.