Resesi Amerika Serikat Sudah di Depan Pintu, Pasar Keuangan Bertumbangan


Resesi Amerika Serikat Sudah di Depan Pintu, Pasar Keuangan Bertumbangan
istockphoto
Ilustrasi

"Tekanan pada mata uang rupiah ini memicu spekulasi apakah nantinya Gubernur BI akan merubah sikapnya atau tidak," katanya.

Karena sebelumnya, tuturnya, Gubernur BI, menyatakan tidak akan menaikkan bunga acuan lagi. Hal ini menurut Gunawan menjadi tanda tanya besar, mengingat The FED justru bersikap sebaliknya.

"Pelemahan rupiah belakangan ini tidak bisa dianggap enteng karena semua akar masalahnya ada di Bank Sentral AS. Kenaikan bunga acuan yang agressif di AS dan jika tidak diimbangi, akan lebih banyak menyisakan penderitaan bagi mata uang di banyak Negara termasuk Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, untuk harga emas, tambah Gunawan, sejauh ini masih terpantau stabil setelah sempat terpuruk sesaat usai Gubernur The FED menyampaikan pandangannya.

Harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran $1.835 per ons troy, atau dikisaran 914 ribu per gramnya.

Editor
: Nata

Tag: