Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP)Jakarta, di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, kemarin.
Menurut Tito, Pemda perlu mendorong berbagai pihak untuk melakukan gerakan tanam, terutama komoditas yang cepat panen.
Gerakan itu dilakukan di kota hingga di tingkat kampung dan gang-gang. Beberapa daerah seperti Kota Makassar yang telah melakukan urban farming.
Selain itu, mantan Kapolri ini menekankan pentingnya kerja sama antar daerah untuk pemenuhan komoditas pangan.
BACA JUGA :
Kencani Dua Wanita Hingga Untung 500 Juta, Kapten Marinir Gadungan Akhirnya Dibekuk POMAL
Sementara untuk transportasi distribusinya, dapat dibantu Pemda yang dananya diambil dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga harga jual tidak terlalu tinggi.
Tito juga mengingatkan Pemda tentang arahan Presiden yang disampaikan pada Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) tahun 2023, di Ballikpapan, Kalimantan Timur (23/2).
Saat itu, Jokowi memerintahkan kepala daerah melakukan peningkatan konsumsi dan belanja masyarakat, hilirisasi produk, ketersediaan pangan, belanja produk dalam negeri, dan peningkatan iklim investasi. Terutama peningkatan konsumsi dan belanja masyarakat pasca-PPKM.