Perbankan Syariah Jadi Ceruk Pasar Yang Legit


Perbankan Syariah Jadi  Ceruk Pasar Yang Legit

Sinergi itu menjadi salah satu katalis utama bagi BSI untuk membukukan pertumbuhan yang berkelanjutan, dan semakin cemerlang sepanjang tahun ini.

“Kami optimis Islamic Ecosystem menjadi bentuk kesinambungan yang saling menguatkan dan mendukung. Ini memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan bisnis perseroan,” jelasnya.

Dia pun berharap, untuk terus mengembangkan ekosistem tersebut, BSI memerlukan dukungan dari seluruh pihak yang terkait. Sehingga literasi keuangan syariah dapat terus ditingkatkan secara masif. Dan bank syariah mampu menjadi leading sector yang diiringi pertumbuhan market share di masa datang.

Hery menambahkan, pencapaian kinerja yang solid ini juga didukung oleh pertumbuhan positif di seluruh komponen rasio keuangan.

Sehingga berdampak pada kualitas aset yang tumbuh sebesar 11,53 persen secara yoy menjadi Rp 280 triliun, Return of Equity (ROE) tumbuh sebe[1]sar 17,44 persen. Serta efisiensi biaya Cost of Fund (COF) turun menjadi 1,56 persen.

Tak hanya itu, adanya akselerasi digital, turut mendorong kinerja perseroan. Hal ini terlihat dari lonjakan jumlah pengguna BSI Mobile mencapai 4,44 juta pengguna atau naik sebesar 43 persen secara yoy.

Jumlah pengguna yang semakin meningkat ini dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat, yang semakin banyak beralih ke e-channel BSI Mobile, ATM maupun Internet Banking.

Alhasil, seperti dilansir dari RM.id, profil nasabah BSI sebanyak 97 persen telah beralih menggunakan e-channel untuk beraktivitas perbankan.


Tag: