Seperti, Masako (Penyedap Rasa), Sari Ayu (Skincare), Garnier (Sabun Cuci Muka), McD (Eestoran Siap Saji), Kopi Kenangan (Coffee Shop), Sushi Tei (Restoran Ramen & Sushi) dan merek lainnya.
Sementara itu Wakil Staf Khusus Wakil Presiden Lukmanul Hakim, dalam sambutannya mengatakan TOP Halal Award diharapkan bisa menjadi Akselerasi terwujudnya Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
“Kementerian dan Lembaga termasuk BPJPH dan KNEKS diharapkan dapat memanfaatkan gerakan ini sebagai langkah sinergi menuju Indonesia sbg Pusat halal dunia 2024”, imbuh Lukman.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Departemen Agama Aqil Irham yang diwakili oleh Siti Amina memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IHATEC dengan unit bisnis baru Marketing Research.
Unit ini berperan aktif dalam mendukung literasi halal publik dan memberikan informasi mengenai potensi pasar dan perilaku pasar terhadap produk halal yang dapat menjadi tambahan rujukan bagi praktisi halal di Indonesia.
Kepala BPJPH memandang, halal memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan. Dalam pengembangan ekonomi syariah khususnya sektor industri halal, efektivitas kelembagaan menjadi faktor penting.
Untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah, sinergi antarlembaga antara lain pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan dalam penguatan stakeholder industri halal.