Peringatan dini Tsunami untuk wilayah Sumatera Utara Pascagempa Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat


Peringatan dini Tsunami untuk wilayah Sumatera Utara Pascagempa Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat
Kepanikan warga gempa dinihari sumbar

jaringberita.com -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami untuk wilayah Sumatera Utara pascagempa magnitudo 7,3 Mentawai-Siberut yang mengguncang Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat.

BACA KAITAN BERITA !!

Polwan Polrestabes Medan Berikan Trauma Healing Hingga Sembako Kepada Korban Kebakaran

MentawaiSumatera BaratTerasa Hingga ke Tapanuli Selatan


"Dahsyat ! Gempa Mentawai Sumatera Barat Terasa Hingga ke Tapanuli Selatan

Wakapolda Sumut Tinjau Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ajibata

Presiden Meksiko Tiga Kali Terinfeksi Covid-19

Spalletti Tak Ingin Rayakan Scudetto Lebih Awal usai Napoli Kalahkan Juventus

Volume Kendaraan di Parapat Meningkat, Ini Yang Dilakukan Polres Simalungun

Beberapa saat kemudian BMKG lantas memperbaharui kekuatan gempa bumi menjadi 6,9 magnitudo.

"Pada pukul 05.17 WIB tadi kami akhiri peringatan tsuna," kata Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono dilansir Antara, Selasa (25/4/2023).

Daryono menjelaskan peringatan dini tsunami di Sumatera Utara yang lokasinya jauh dari titik gempa itu diperoleh melalui pemodelan gelombang terkait dampak terjadinya tsunami.

Menurutnya, episentrum gempa yang berada di segmen Mentawai-Siberut ujung utara itu dekat dengan wilayah Sumatera Utara, sehingga wajar bila daerah yang terancam ada di wilayah utara hingga selatan.

"Ini tidak berada di Kepulauan Nias secara keseluruhan tetapi memang ada di ujung utara deretan Kepulauan Mentawai yang mana pusat gempanya berada di ujung utara segmen Mentawai-Siberut," jelas Daryono.

Lebih lanjut dia menyampaikan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG itu akurat walau beberapa wilayah mendapatkan status ancaman waspada kurang dari setengah meter.

"Artinya gempa yang kita sampaikan berkaitan dengan tsunami benar-benar terbukti terjadi tsunami meski tsunami minor tertinggi 11 sentimeter," terang Daryono.

Sebelumnya, Kepulauan MentawaiSumatera Barat dirasakan guncangan gempa magnitudo 7,3 pada Selasa (25/4/2023) dinihari sekira pukul 03.00 Wib, imbasnya sangat dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Selain Tapsel, gempa yang oleh Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpotensi tsunami itu juga disebut terasa mengguncang Kota Padang Sidempuan.

BMKG mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa dilaporkan berada di 177 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 84 kilometer itu.

Penulis
: jrb
Editor
: Dedi

Tag: