Penanganan Perkara Kematian Bripka Arfan Ditarik Polda Sumut


Penanganan Perkara Kematian Bripka Arfan Ditarik Polda Sumut
Keluarga Bripka AS bertemu dengan Kapolda Sumut, Jumat (25/3/2023) malam

Sebelumya, persoalan ini juga sudah dilaporkan ke Polda Sumut berdasarkan laporan korban penggelapan pada 31 Januari 2023.

Polda Sumut melakukan pemeriksaan di Polres Samosir khususnya terhadap kaitan anggota yang keterlibatan permasalahan.

Berkaitan dengan kematian almarhum, berdasarkan keterangan Dokter Ahli dr Ismurozal S H, M H, SpF, setelah dilakukan pemeriksaan luar dan dalam kepada sesosok jenazah laki-laki panjang badan 170 cm, kemudian rambut hitam lurus.

"Pada saat itu dari hasil pemeriksaan luar saya menjumpai warna kemerahan kepada bagian belakang dan telinga kiri, kemudian warna kemerahan pada dahi kiri," kata Ismurozal.

"Selain itu juga ditemukan keluar cairan berwarna merah kehitaman pada kedua lubang hidung, bibir berwarna biru kehitam, kedua ujung jari jari tangan berwarna kebiruan luka lecet pada kiri bawah. Pada pemeriksaan luar kemudian kita lakukan autopsi pemeriksaan dalam, di situ saya menjumpai adanya memar kulit kepala belakang bawah," tambah Dokter Ahli.

Menurutnya, hasil pemeriksaan tambahan disimpulkan penyebab kematian korban adalah lemas akibat masuknya cairan ke saluran makan hingga ke lambung.

Penulis
: rizal-mt
Editor
: Dedi

Tag: