Labuhanbatu Geger ! Kesal Minta Tambah Bayaran, AT Bunuh Pasangan Kencan Sesama Jenis


Labuhanbatu Geger ! Kesal Minta Tambah Bayaran, AT Bunuh Pasangan Kencan Sesama Jenis
Pelaku saat diamankan dan jasad korban di rumah sakit

jaringberita.com -Hukuman mati atau seumur hidup disanksi kepada AT (21). Polisi menjeratnya dengan Pasal 340 Subsidair 338 lebih Subsidair 353 ayat (3) dari KUHPidana.

Kini warga Dusun Darus Salam, Desa Teluk Piai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, sudah mendekam dalam sel tahanan Mapolres Labuhanbatu.

Pembunuh pasangan kencan sesama Gay tersebut diringkus Sat Reskrim Polsek Kualuh Hilir dari lokasi persembunyiannya setelah diburu selama 2 jam.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (25/4/2023) sekira pukul 13.00 Wib. Terkuak saat orangtua JM alias Ucok, korban pembunuhan sudah larut malam belum pulang.

Ditunggu hingga pukul 02.00 Wib, dinihari tak kunjung pulang-Orangtua korban langsung mencari keberadaan nya. Korban ditemukan dengan luka bacokan hingga tewas di rumah kosong.



Kejadian ini sempat bikin geger. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menguak kasus pembunuhan tersebut hingga membekuk AT.

Setelah diintegrasi, AT mengaku sudah menghabisi nyawa JM karena kesal minta tambah bayaran kencan. Ia juga mengaku malu kalau aibnya terbongkar.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP James H.Hutajulu, SIK melalui Kasubsi PID M Iptu Arwin, Rabu (26/4/2023)membenarkan penangkapan tersebut.

Dikatakan, dari hasil introgasi pengajuan pelaku mengaku sebelumnya pada malam kejadian AT alias Alek Tamba (21) mengajak korban JM alias Ucok ke rumah kosong milik P Sinaga untuk disodomi.

Setelah usai melakukan hubungan sesama jenis itu korban meminta bayaran kepada pelaku. Kemudian pelaku membayar Rp100 ribu, namun korban tidak terima dan meminta bayarannya ditambah.



Karena desakan itu, pelaku pulang ke rumah dan berpesan agar korban menunggu di rumah kosong tersebut.

Tidak berapa lama pelaku kembali datang. Namun, bukannya membawa uang malah membawa parang dan langsung membacok korban sebanyak tiga kali di bagian leher dekat kuping.

Korbanpun jatuh tersungkur kelantai. Melihat korban sudah tidak bergerak lagi, pelaku pergi meninggalkan lokasi dan membuang parang ke parit di depan rumah kosong tersebut.

"Pelaku tidak terima karena korban minta tambahan bayaran dan khawatir perbuatannya yang mensodomi diberitahukan kepada orang lain, "sebut Aswin sembari menambahkan perlakukan tidak senonoh itu dilakukan sebanyak 5 kali.

Penulis
: Buwas
Editor
: Dedi

Tag: