Kaji Independensi Wartawan, Pengurus PWI Sumut Raih Doktor di UINSU


Kaji Independensi Wartawan, Pengurus PWI Sumut Raih Doktor di UINSU
Kaji Independensi Wartawan, Pengurus PWI Sumut Raih Doktor di UINSU
Alumni S1 Komunikasi FISIP USU dan Penulis Tajuk Harian Analisa 2015 – 2020 ini dari hasil disertasinya merekomendasi kepada wartawan agar tetap menjaga dan mewujudkan independensi dengan selalu meningkatkan kompetensi dan mentaati kode etik jurnalistik dan UU Pers No. 40/1999.

Rekomendasi lainnya, ungkap pengurus PWI Sumut ini ditujukan kepada pemilik media dan menajemen perusahaan untuk tidak terlalu mencampuri persoalan redaksional, dan diminta lebih serius memperhatikan kesejahteraan wartawan. Komersialisasi media harus tetap menjunjung prinsip-prinsip jurnalisme dan kode etik jurnalistik.

"Kepada organisasi kewartawanan, untuk selalu memberikan perhatian dan perlindungan yang serius kepada wartawan. Dan juga sosialisasikan tentang kode etik jurnalistik dan undang- undang pers kepada para stakeholder mulai dari masyarakat hingga lembaga pemerintah dan swasta. Sosialiasasi yang intens diharapkan terjadi pemahaman yang sama terhadap prinsip kerja wartawan," ujar alumni S2 MAP UMA.

Pada promosi doktor tersebut, Taufik berhasil meraih yudisium terpuji. Dia juga menyampaikan terima kasih dan dukungan semua pihak atas penyematan gelar doktor komunikasi, termasuk kepada pengurus Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, Ketua M. Erwin Siregar, MBA, Sekretaris Dr. M.Akbar Siregar dan Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan yang peduli memberikan bantuan dan dukungan dalam penyelesaian program doktor.

Penulis
: Izl
Editor
: La Tansa

Tag: