Formula 1 H2O Bakal Digelar di Toba, Luhut: Dukung Peningkatan Destinasi Wisata Danau Toba


Formula 1 H2O Bakal Digelar di Toba,  Luhut: Dukung Peningkatan Destinasi Wisata Danau Toba
istimewa
Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, pada RRI, Jumat (14/10/2022) usai meninjau lokasi yang dijadikan venue kegiatan. Dikatakan Luhut, salah satu proses yang saat ini sedang dikerjakan adalah dengan melakukan pembebasan lahan di lokasi kegiatan terutama di kawasan Pelabuhan Mulia Raja yang memanjang hingga Lapangan Sisimangaraja.

jaringberita.com:Dalam rangka mendukung program sport tourism di lokasi wisata Danau Toba yang menjadi satu dari lima destinasi super prioritas, pemerintah kembali menyelenggarakan kegiatan olahraga kelas internasional bertajuk ‘Formula 1 H2O’ atau boat race, yang direncanakan mulai Maret 2023. Kegiatan Formula 1 yang akan berlangsung di Perairan Danau Toba yang terletak di Pelabuhan Balige, Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus ajang promosi Danau Toba di dunia.

Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, pada RRI, Jumat (14/10/2022) usai meninjau lokasi yang dijadikan venue kegiatan. Dikatakan Luhut, salah satu proses yang saat ini sedang dikerjakan adalah dengan melakukan pembebasan lahan di lokasi kegiatan terutama di kawasan Pelabuhan Mulia Raja yang memanjang hingga Lapangan Sisimangaraja.

“Saya kira ini bagus ya. Tadi pak Bupati Toba pak Poltak saya kira ini harus jadi. Saya lihat Bupati sudah bekerja keras dengan aparatnya supaya bisa menggeser rakyat dari daerah yang bukan haknya atau sempadan dengan danau,” kata Luhut.

Dalam waktu tiga bulan ke depan, seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait yang tergabung dalam kepanitiaan nasional, akan bekerja sama dan kolaborasi untuk percepatan pembangunan venue. Mulai dari sektor pengerjaan kontruksi, sarana dan prasarana penginapan, kesiapan bandara, jaringan listrik dan internet, hingga perbaikan jalan sepanjang 3,3 kilometer menuju lokasi kegiatan. “Kita punya waktu 3 bulan ya sampai dengan Februari nanti (2023). Semua PUPR sudah siap, juga kemudian masalah pertanahan juga sudah siap. Bupati sudah siap dan pendanaan juga sudah siap. Pada dasarnya sih tinggal kerja keras aja 24 jam untuk menyelesaikan itu,” jelasnya.

Dikatakan Luhut, jika gelaran F1 H2O tersebut berlangsung sukses dan memenuhi target yang diinginkan pemerintah tentu akan menjadi event tahunan dan jangka panjang, tentu dalam kaitannya mendorong wisatawan tertarik datang ke Danau Toba.

“Jadi, kegiatan ini kan selama lima tahun nanti terus jalan. Mungkin nanti sepanjang tahun ada kegiatan canoying, lomba apa, sehingga membuat tourism destinasi ini menjadi bagus. Hotel yang di Sibisa itu sudah ada tiga hotel yang siap groundbreaking. Tinggal sekarang kita masih final memberikan gambarnya,” kata menteri.

Luhut optimis, kejuaraan Formula 1 boat race ini juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus memulihkan kembali gairah perekonomian para pelaku wisata di sekitar Danau Toba yang selama ini terdampak akibat COVID-19. Terlebih, saat ini sudah banyak negara yang merespon positif untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.

“Kalau menurut saya respon dari luar banyak, ya kalau orang dari luar senang sekali karena mereka yang pilih tempat ini. Bule itu, bukan kita. Kalau investasi sih bagus ya, Kita investasi Indonesia juga baik. Tadi hotel ini lah penuh terus, harganya juga sudah mahal sampai 1,3 juta. Artinya apa, orang Batak itu juga kelasnya naik, yang penting kompak. Jadi, orang – orang batak itu juga harus kompak,” tegas Luhut.

Sementara Bupati Toba, Poltak Sitorus mengatakan, waktu tiga bulan yang diberikan untuk merampungkan persiapan kegiatan memang harus dibarengi dukungan penuh dari seluruh pihak kementerian dan seluruh stakeholder terkait. Apalagi, Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata di Indonesia yang memiliki sejarah besar yang tidak sekadar menyajikan keindahan alam, namun juga mengedukasi para wisatawan untuk mengenal sejarah dari terbentuknya Danau Toba.

“Kami sangat senang, dukungan pak menteri Menko Maritim dan Investasi yan tidak henti hentinya supaya ini sukses F1 H2O. Ini kan event bertaraf internasional dan ada di Danau Toba yang merupakan danau super vulkanik terbesar di Dunia,” ucap Poltak.

Poltak juga mengajak seluruh elemen masyarakat di sekitar danau toba untuk ikut mendukung suksesnya pelaksanaan Formula 1 yang tentu akan berimbas pada perekonomian masyarakat terutama pelaku UMKM.

“Harapan kita semua masyrakat mendukung karena pemerintah pusat baik dari kementerian PUPR, pariwisata, juga Menkomaves sangat mendukung. Terutama masyarakat Toba, ayo berikan pikiran dan tenaga supaya ini sukses,” ajak bupati.

Setelah mengunjungi lokasi kegiatan, Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan didampingi Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly selanjutnya memimpin rapat konsolidasi panitia nasional dari sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Institut Teknologi DEL. Konsolidasi mengenai pembahasan anggaran senilai 34.43 Miliar yang akan digelontorkan untuk seluruh proses pembangunan. Termasuk merampungkan pembebasan lahan rumah warga dan beberapa kantor dinas yang masuk dalam lokasi pembebasan lahan.

Penulis
: Lts
Editor
: La Tansa

Tag: