Formula 1 H2O Bakal Digelar di Toba, Luhut: Dukung Peningkatan Destinasi Wisata Danau Toba


Formula 1 H2O Bakal Digelar di Toba,  Luhut: Dukung Peningkatan Destinasi Wisata Danau Toba
istimewa
Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, pada RRI, Jumat (14/10/2022) usai meninjau lokasi yang dijadikan venue kegiatan. Dikatakan Luhut, salah satu proses yang saat ini sedang dikerjakan adalah dengan melakukan pembebasan lahan di lokasi kegiatan terutama di kawasan Pelabuhan Mulia Raja yang memanjang hingga Lapangan Sisimangaraja.
Sementara Bupati Toba, Poltak Sitorus mengatakan, waktu tiga bulan yang diberikan untuk merampungkan persiapan kegiatan memang harus dibarengi dukungan penuh dari seluruh pihak kementerian dan seluruh stakeholder terkait. Apalagi, Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata di Indonesia yang memiliki sejarah besar yang tidak sekadar menyajikan keindahan alam, namun juga mengedukasi para wisatawan untuk mengenal sejarah dari terbentuknya Danau Toba.

“Kami sangat senang, dukungan pak menteri Menko Maritim dan Investasi yan tidak henti hentinya supaya ini sukses F1 H2O. Ini kan event bertaraf internasional dan ada di Danau Toba yang merupakan danau super vulkanik terbesar di Dunia,” ucap Poltak.

Poltak juga mengajak seluruh elemen masyarakat di sekitar danau toba untuk ikut mendukung suksesnya pelaksanaan Formula 1 yang tentu akan berimbas pada perekonomian masyarakat terutama pelaku UMKM.

“Harapan kita semua masyrakat mendukung karena pemerintah pusat baik dari kementerian PUPR, pariwisata, juga Menkomaves sangat mendukung. Terutama masyarakat Toba, ayo berikan pikiran dan tenaga supaya ini sukses,” ajak bupati.

Setelah mengunjungi lokasi kegiatan, Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan didampingi Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly selanjutnya memimpin rapat konsolidasi panitia nasional dari sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Institut Teknologi DEL. Konsolidasi mengenai pembahasan anggaran senilai 34.43 Miliar yang akan digelontorkan untuk seluruh proses pembangunan. Termasuk merampungkan pembebasan lahan rumah warga dan beberapa kantor dinas yang masuk dalam lokasi pembebasan lahan.

Penulis
: Lts
Editor
: La Tansa

Tag: