Dinkes Akui Belum Ada Klinik yang Terakreditasi di Sumut


Dinkes Akui Belum Ada Klinik yang Terakreditasi di Sumut
Istimewa

Melihat fenomena itu, Alwi berharap dukungan Asklin dan tanggungjawab bersama untuk memotivasi klinik mengikuti akreditasi, karena target kementerian bahwa 2024, 100% klinik harus sudah terakreditasi.

Sementara itu, Ketua Asklin Sumut Dr dr Khairani Sukatendel, MKed (OG), SpOG (K), SH, MH (Kes) usai dilantik mengajak, pengurus bekerja sama bahu membahu, menjalankan organisasi Asklin.

"Komitmen, konsisten dan konsekuen yang didukung oleh komunikasi yang efektif merupakan kata kunci untuk kesuksesan," katanya.

Disebutkannya, Asklin merupakan organisasi menghimpun klinik yang senantiasa harus mengedepankan aspek keselamatan pasien, kehormatan dan etika di atas segala-galanya, sehingga pakta integritas menjadi aspek yang sangat penting untk dipegang teguh sebagai landasan utama.

"Sebagaimana kita ketahui Menkes mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes/PMK) No. 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi di Faskes primer. PMK ini dibuat didasarkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan," katanya.

Dia juga menegaskan, Asklin sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan JKN harus berbenah, memberi pendampingan bagi klinik-klinik yang akan menjalankan akreditasi guna mendapatkan hasil yang paripurna. Sebab, PPK1/klinik merupakan garda terdepan di dalam suksesnya JKN, maka penguatan klinik menjadi hal yang mutlak .

"Saudara/saudari pengurus baru, kita merupakan orang terpilih mari kita buktikan bahwa kita semua, bersama-sama dan bergotong royong, mampu menjalankan organisasi ini secara profesional, membantu meningkatkan mutu pelayanan di Faskes tingkat I (klinik)," tegasnya.

Editor
: Nata

Tag: