Digoyang 2 Gelombang Demo Mahasiswa, Dugaan Monopoli Ruang Bisnis 6 Pusat Pasar Terbongkar


Digoyang 2 Gelombang Demo Mahasiswa,  Dugaan Monopoli Ruang Bisnis 6 Pusat Pasar Terbongkar

Kasus monopoli lapak RB-6 Pusat Pasar ini disebut-sebut atas restu Dirut PUD Pasar Suwarno dan Kepala Pusat Pasar Khairul Azhar Daulay. Belum diketahui apakah Suwarno mendapat kucuran dari hasil sewa lapak dan pembangunan kios para UMKM tersebut.

Hanya saja, ketika dikornfirmasi Suwarno cepat-cepat mengarahkan wartawan untuk menghubungi Kepala Pusat Pasar Khairul Azhar Daulay.

Ia sepertinya gusar dan berupaya menghindar ketika ditanya hal itu. “Ke Pusat Pasar aja,” sebutnya seraya mengirimkan nomor handphone Khairul Azhar Daulay.

Ketika ditemui, Kepala Pusat Pasar Khairul Azhar Daulay bukannya menjelaskan dugaan monopoli lapak dan biaya bangun kios UMKM di RB-6, tapi malah menawarkan lapak gratis di tempat tersebut.

“Di lokasi mana abang mau? Tapi sekarang ini arahnya yang tinggal dekat jual ikan asin. Suruh aja anggota abang jumpai aku,” katanya seolah-olah sedang sibuk sembari menyodorkan amplop putih.

Dua Gelombang Demo PUD Pasar Minta Copot Suwarno

Persoalan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan, terus menjadi sorotan berbagai kalangan, baik mahasiswa maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Fakta ini setelah dua gelombang unjuk rasa mahasiswa menguncang PUD Pasar Kota Medan. Pertama datang dari Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi Sumatera Utara, depan Kantor DPRD, terkait manipulasi data Kios di Jalan Pandu Kota Medan.

Selanjutnya, Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Permak) Sumut terkait persoalan pengelolaan parkir Pasar Marelan. Kedua gelombang Mahasiswa ini mendesak Walikota Medan, Bobby Nasition mencopot Dirut PUD Pasar Kota Medan.

Penulis
: Admin
Editor
: Admin

Tag: