Jika kordinasi sudah berjalan baik dengan warga sekitar, sebut Kombes Made Oka, maka aktivitas perusahaan pun akan berjalan dengan lancar. Demikian juga sebaliknya jika kordinasi tidak berjalan dengan bagus, maka kesalahan kecilpun bisa jadi besar," tegasnya.
Oka mengatakan selain sebagai pengamanan pada obyek vital, Polda Sumut akan selalu mendorong dan memberikan masukan-masukan bagaimana peran PT.SMGP ini terhadap kesejahteraan mayarakat disana dan SMGP dapat sebagai penjuru, jadi keberadaan SMGP betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar dan karena ini merupakan obyek vital nasional kepada pemerintah setempat mari kita dukung sama-sama.
Kepada masyarakat, Dir Pamobvit Poldasu berharap agar tetap menjalin komunikasi sehingga PT.SMGP dapat berjalan untuk kesejahteraan masyarakat disana.
"Obyek vital itu harus tetap dijaga dan itu merupakan tugas kami dari kepolisian sehingga dapat meningkatkan perekonomian nasional," imbuhnyaimbuhnya dilansir mtc.
Terry Indra sebagai Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB), mengaku dengan terjalinnya MoU dengan Polda Sumut sangat merasakan manfaatnya, sehingga PT.SMGP dapat bekerja lebih fokus menyelesaikan proyek ini jadi gangguan keamanan seperti pencurian, penjarahan sudah sangat jauh berkurang mereka juga jadi sadar untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum.
Terry Indra mengucapkan banyak terima kasih dengan Dirpam Obvit Poldasu yang telah banyak memberikan masukan untuk kemajuan PT SMGP.
PT.SMGP, kata Terry Indra akan selalu berusaha berbuat untuk masyarakat disana seperti halnya melakukan CSR sehingga dapat tumbuh, berkembang, mandiri sehingga tidak tergantung kepada perusahaan semata karena perusahaan juga terbatas dalam menerima para pekerja.
"Kami dari perusahaan terbuka untuk melakukan kerjasama karena kami punya prinsip Tumbuh berkembang dan memajukan masyarakat," tandasnya.
Dia menambahkan, CSR yang sudah dilakukan antara lain, dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kebudayaan dan pariwisata.
"Dari pendidikan kita berikan beasiswa, melakukan pengajaran, kesehatan kita bantu dengan Puskesmas ada pemberian susu, gizi. Soal pertanian dan perkebunan kita berikan pelatihan dan bibit bagaimana membuat pupuk dan bagaimana melakukan pertanian yang benar dan akan terus berjalan sehingga masyarakat bisa mandiri," pungkasnya.