Jamintel Jemput Jenazah Putranya Korban Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang


Jamintel Jemput Jenazah Putranya Korban Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang
Jamintel Kejagung Amir Yanto menjemput jenazah anaknya yang menjadi korban lakalantas beruntun di Tol Pejagan-Pemalang

jaringberita.com -Usai dialatkan di musholah Rumah Sakit Bhakti Asih, Brebes, jenazah Mohammad Singgih Adika (23), korban meninggal dalam kecelakaan beruntun di Tol Pejagan-Pemalang tepatnya di Km 253, diambil pihak keluarga untuk dimakamkan.

Korban diketahui salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri di Solo, Jawa Tengah, dan merupakan anak dari Jaksa Muda Intelijen Kejaksaan Agung (Jamintel) Amir Yanto.

Amir Yanto mengambil langsung jenazah anaknya dari RS Bhakti Asih ke rumah duka di Ciracas, Jakarta Timur.

Sejumlah pejabat Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, serta sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri sekarsidenan Pekalongan nampak hadir di rumah sakit.

Direktur RS Bhakti Asih, dokter Khosiatun Azmi mengatakan jenazah korban teridentifikasi setelah polisi menemukan identitas dan dokumen korban di laci mobil. Korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau tewas di lokasi kejadian.

“Putranya Pak Amir Yanto, Jamintel. Memang pasien datang dengan kecelakaan ya, dan setelah datang sudah meninggal dunia di tempat kejadian,” katanya.

Pengiriman jenazah mendapat pengawalan dari petugas Patwal Polda Metro Jaya serta diiringi mobil rombongan keluarga dan sejumlah pejabat kejaksaan agung dan kejaksaan tinggi jateng dengan iring-iringan 14 mobil pribadi.

Sementara seluruh korban seperti dilansir okezone, baik korban meninggal dunia dan luka-luka mendapat santunan dari Asuransi Jasa Raharja.

Kepala kantor perwakilan Jasa Raharja Pekalongan, Sugeng Prastowo mengatakan besaran santunan untuk korban luka luka yakni Rp 20 juta.

Sementara santunan bagi korban meninggal dunia dan korban yang mengalami cacat permanen sebesar Rp 50 juta.

Adapun untuk korban yang alami kecelakaaan semua sudah dijamin Jasa Raharja baik yang meninggal atau mengalami luka-luka. Korban 1 meninggal dunia dan 19 korban luka-luka,” ucapnya.

Saat ini, kasus kecelakaan beruntun ini dalam penanagan Unit Laka Lantas Polres Brebes. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Dduga kecelakaan dipicu akibat adanya kepulan asap pekat dari kebakaran jerami semak belukar di tepi jalan tol. Hingga senin pagi, sejumlah korban luka ringan telah dipulangkan.


Tag: