jaringberita.com -Dalam 5 tahun terakhir penyelenggaraan Diplomat Success Challenge (DSC), fashion selalu menempati posisi 3 teratas dari kategori bisnis yang diikuti oleh peserta.
“Tahun 2021 sekitar 19,5 persen bisnis fashion dari 18.233 ide bisnis yang disubmit. Banyak di antaranya merupakan bisnis fashion dengan model yang berkelanjutan. Di DSC 2022, kami mengharapkan semakin banyak pelaku bisnis fashion yang lestari, yang tidak hanya mementingkan profit tapi juga memperhatikan aspek-aspek ekonomi sirkular dalam bisnisnya,” ungkap Program Initiator Diplomat Success Challenge (DSC) Edric Chandra dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/9)
Seperti diketahui sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional, di mana salah satu di dalamnya bergeliat sub-sektor fashion yang menyumbang sekitar 18 persen.
Data dari Badan Ekononomi Kreatif di awal tahun 2022 tersebut menunjukkan bahwa industri fashion menjadi industri yang tetap bertumbuh di tengah arus teknologi saat ini. Perkembangan teknologi pun berperan besar terhadap pergerakan tren fashion, khususnya di Tanah Air.