UMi Kerek Jutaan Usaha Wong Cilik Naik Kelas


UMi Kerek Jutaan Usaha Wong Cilik Naik Kelas
Direktur Utama BRI Sunarso.

Lebih jauh, Doddy menilai, Holding UMi telah membuktikan diri sebagai mitra bagi usaha yang biasa dilakoni wong cilik itu. Mereka hadir dengan produk pembiayaan dan pemberdayaan yang murah.

Ia meyakini, kehadiran Holding UMi ke depan semakin memperkuat interlink ekonomi digital dengan produk pembiayaannya. “Terlebih BRI sudah cukup kuat dengan banyak cabang dan dibantu oleh Pegadaian dan PNM,” kata Doddy.

Sementara dari tataran internal holding, setiap anggota akan mengoptimalkan semua sumber daya yang dimiliki. Sehingga melalui integrasi tersebut, penguatan interlink digital pelaku usaha ultra mikro semakin maksimal.

Bahkan, ia melihat, permintaan secara nasional terkait interlink digital di segmen tersebut nantinya akan terpenuhi lebih baik.

“Karena digitalisasi ini mau tak mau harus menyentuh hingga pelaku usaha di tataran paling bawah. Karena akan lebih aman dan memberikan jasa layanan yang lebih efisien,” yakin Doddy.

Sebelumnya, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, sejak dibentuk pertengahan September 2021, Holding UMi berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat inklusi keuangan.

Ini bisa dilihat dari capaian nasabah serta total outstanding pembiayaan UMi, yang selaras dengan salah satu agenda prioritas dalam Presidensi G20 di Indonesia. Yakni inklusi keuangan, yang utamanya terkait teknologi digital dan akses pembiayaan bagi UMKM.

Bahkan BRI berhasil menaikkelaskan 1,8 juta nasabah KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mikro ke Komersial di tahun 2021.

“Dan di tahun 2022, diprediksikan nasabah yang berhasil dinaikkelaskan mencapai 2,2 juta nasabah,” ucap Sunarso dalam keterangan resmi, Rabu (14/9).


Tag: