Bantah Lakukan Malpraktek, Ini Penjelasan RSUD HAMS Kisaran


Bantah Lakukan Malpraktek, Ini Penjelasan RSUD HAMS Kisaran
Istimewa
Direktur RSUD HAMS Kisaran memberikan keterangan kepada wartawan.

jaringberita.com - Kisaran: Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran membantah melakukan malpraktek terhadap seorang pasien dengan keluhan benjolan di ketiak sebelah kanannya berinisial PF (15).

Bantahan ini disampaikan Direktur HAMS Kisaran dr Kurniadi Sebayang kepada wartawan didampingi Kabid Pelayanan dr Eka Wildasari, Senin (1/8/2022).


"Setelah menjalani operasi, beberapa minggu kemudian pasien datang dengan keluhan sekujur tubuh mengalami gatal-gatal. Padahal pasien telah ditangani sesuai prosedur," ungkapnya.


Dia menjelaskan, pasien menjalani operasi pada 22 Juni lalu. Kemudian setelah menjalani perawatan, pada 25 Juni diperbolehkan pulang dengan catatan dilakukan kontrol setiap minggu.


Selanjutnya, pada tanggal 4 dan 11 Juli pasien melakukan kontrol pertama dan kedua dengan penanganan yang sama. Namun, pada 16 Juli warga Desa Sei Balai tersebut datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan gatal-gatal pada wajah, lidah, kedua tangan dan kakinya disertai demam.


Kurniadi menuturkan, setelah menjalani pemeriksaan, doktor jaga berkonsultasi dengan dokter Spesialis Anak, yakni dr Titik, pasien dianjurkan untuk dirujuk ke rumah sakit di Medan. Namun, Kurniadi mengaku heran, pasca dirujuk malah timbul berita di media online yang mengatakan penanganan terhadap pasien terjadi malpraktek.


"Biasanya kalau dia alergi obat, sebaik dikasi itu akan timbul kemerahan dan gatal-gatal. Ini kan tidak, sudah beberapa minggu lebih baru muncul keluhan, heran," timpal Wilda.

Penulis
: zl
Editor
: Nata

Tag: