jaringberita.com - Pengurus Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Sumatera Utara (Sumut) resmi dilantik di Aula RS Mitra Medika Premiere, Minggu (16/4/2023) sore.
Ketua PDEI Sumut dr Rizky Ardiansyah MKed SpA (K) mengatakan, perhimpunan ini terdiri dari kalangan dokter spesialis dan dokter umum yang memang menaruh minat kepada emergensi.
"Tidak semua dokter spesialis yang berminat emergensi. Gitu juga dengan dokter umum gak semuanya berminat. Tapi kita yang berminat emergensi menargetkan kualitas pelayanan emergensi," katanya kepada wartawan.
Menurutnya, penanganan pasien darurat di rumah sakit harus ditingkatkan mutu layanan. Untuk itu ke depannya, PDEI akan memberi masukan ke rumah sakit agar dokter-dokternya dilatih.
"Jangan hanya tahu ada dokter tetapi gak dilatih dokternya untuk penanganan emergensi, itukan penting sekali. (Karena) wajahnya rumah sakit terlihat di emergensi. Kalau penanganan di IGD bagus pelayanannya, pasti rumah sakitnya dinilai bagus sama masyarakat," jelasnya.
Dia menjelaskan, program awal, ke depannya akan membuat rapat kerja, konsolidasi dan mengusulkan ke pemerintah bagaimana membuat pelatihan ke dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit.
Disinggung bagaimana pelayanan emergensi di Sumut, ia mengungkapkan jika saat ini belum ada pembanding. Namun, sambung dia, harapan masyarakat sangat banyak agar pelayanan emergensi itu ditangani dengan baik dan pasien tidak merasa ditolak.
"Jadi satu penanganan emergensi yang dilakukan, kalau memang keadaan emergensi ditangani dijelaskan kepada keluarga. Kalau memang masalahnya sarana prasarana karena ICU penuh, PICU penuh atau segala macam, maka diambil solusi bagaimana komunikasi antar rumah sakit," terangnya.
Bila seperti ini, tambahnya, maka pasien pun tidak akan merasa ditolak.
"Seharusnya rumah sakit yang mencari ICU itu, bukan pasien ya. Cuma kadang-kadang ada pasien yang tidak sabar, sehingga mau mencari sendiri," tandasnya.