Belenggu Pelayan Berita Kian Terkikis

Dewan Pers & Edukasi

Belenggu Pelayan Berita Kian Terkikis
Ketua PWI dan SPS Sumut H Farianda Putra Sinik bersama Dedi peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berpoto usai pelaksanaan UKW di Hotel Madani Medan

Sekarang ini, Dewan Pers tengah gencarnya dalam mengedukasi Pers. Berbagai upaya terus dilakukan. Salah satunya memperkuat potensi wartawan itu sendiri untuk mengerti, apa yang harus mereka perbuat. Kaedah-kaedah apa yang boleh mereka lakukan dalam hal pembuatan berita.

Bicara kemerdekaan Pers dan Lembaga Pers, seperti PWI, IJTI dan AJI, kata Donald semuanya itu bagus. Kesemuanya itu bisa tempat naungan Pers. Apalagi saat ini kemerdekaan Pers sudah membaik dan dan selalu dikobarkan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kita mengetahui adanya pemberedelan. Adanya penculikan dan sebagainya, pengamatan Donal kejadian tersebut sudah hampir tidak terjadi lagi. "Nah, disinilah ditunjukan bahwa sebenarnya Pers itu yang kita ketahui memang Pilar ke empat dalam mengambil suatu keputusan di suatu negara. Dia dapat mempengaruhi. Di Indonesia sendiri hal itu sudah terjadi. Peran Pers itu mempunyai peranan penting dalam sisi apapun. Baik keamanan, politik dan ekonomi. Nah inilah yang dibangun kalau kemerdekaan pers itu sudah cukup luar biasa,"kata Donald.

Menyoal menjamurnya media massa dalam hal ini online, Donald melihat ada sebuah demokrasi dan itu merupakan kebebasan seseorang untuk membentuk apa yang disebut sebuah lembaga. Dewan Pers sendiri sudah menertibkan hal tersebut.

"Makanya Lembaga Pers itu harus memenuhi yang namanya verifikasi faktual dari Dewan Pers, dan itu gunanya untuk lebih menertibkan kalau Pers itu sebenarnya betul-betul menjadi Lembaga yang kompeten. Para anggota-nya yang berkerja di lapangan juga sudah memiliki kompetensi menurut standart Dewan Pers dan sudah layak,"harap Donald sembari berucap syukur diadakannya UKW oleh PWI bersama SPS Sumut.


Tag: