Uji Nyali Potter Dan Pioli


Uji Nyali Potter Dan Pioli
Graham Potter

jaringberita.com -Chelsea mengawali musim ini dengan kurang bagus, baik di pentas Liga Premier maupun Liga Champions. Akibat rentetan buruk itu, The Blues memecat sang pelatih.

Di Liga Premier, Inggris sempat terseok-seok, namun akhirnya bangkit ke posisi kelima dengan nilai 13 atau terpaut delapan poin dari Arsenal yang menempati posisi puncak.

Sedangkan di ajang Liga Champions, Chelsea menempati posisi juru kunci dengan nilai satu poin.

Akibatnya, Thomas Tuchel dipecat oleh manajemen klub dan ganti Graham Potter. Chelsea berharap banyak pada Potter, sehingga dia ditawari program jangka panjang bersama The Blues.

Nah, dini hari nanti, kehebatan Potter akan diuji saat Chelsea menjamu klub raksasa Italia, AC Milan pada match day ketiga Liga Champions di Stamford Bridge.

Di tangan Potter, Chelsea baru saja memenangi dueldi Liga Inggris atas tuan rumah Crystal Palace 2-1. Itu adalah kemenangan pertama yang diraih Chelsea di Liga Inggris, sejak dilatih Graham Potter.

Kemenangan ini menjadi modal bagi The Blues untuk menghadapi AC Milan yang baru juga menang atas Empoli 3-1 di Stadion Carlo Castellani, pada Minggu (2/10).

Bagi, Rossoneri – julukan AC Milan, kemenangan atas Chelsea nanti akan membuatnya semakin aman di puncak klasemen Grup E.sama-sama mengincar kemenangan pada laga tersebut.

Bagi Chelsea, laga ini merupakan pertandingan krusial, bahkan bisa dikatakan nasib The Blues di Liga Champions, berada di tangan di AC Milan. Pasalnya, Chelsea telah menelan pil pahit saat kalah melawan Dinamo Zagreb dengan skor 1-0.

Berbeda dengan Chelsea, nasib AC Milan lebih baik. Pasukan Stefano Pioli saat ini sedang menduduki puncak klasemen Grup E setelah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan. AC Milan imbang saat melawan 1-1 saat melawan RB Salzburg dan menang 3-1 melawan Dinamo Zagreb.

Di ajang Liga Champions, Chelsea dan AC Milan telah bertemu dua kali. Pertemuan itu digelar pada 22 tahun lalu. Dari dua pertemuan itu, keduanya bermain imbang. Pertemuan pertama kedua tim berakhir 0-0. Sedangkan dipertemuan kedua berakhir dengan skor 1-1.

Kedua tim juga sering berhadapan di laga persahabatan. Antara lain, pada 25 Juli 2009. Saat itu, Chelsea berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor 2-1. Kemudian beberapa tahun setelahnya, yakni 29 Juli 2012, giliran AC Milan membalas kekalahan dengan skor 0-1.

Masih di laga persahabatan dua pertandingan terakhir kedua tim diungguli Chelsea. Masing-masing pada 5 Agustus 2013 dengan skor 2-0 dan 4 Agustus 2016 dengan skor 1-3 untuk kemenangan Chelsea.

Dengan demikian, secara head to head pertemuan terakhir itu, maka Chelsea lebih unggul dibanding I Rossoneri.

Tapi, AC Milan sedang dirundung cedera. Ini pukulan berat bagi pelatih Stefano Pioli, karena dia sudah kehilangan Mike Maignan, Junior Messias dan Theo Hernandez, Divock Origi, Zlatan Ibrahimovic dan Alessandro Florenzi.

Dari para pemain itu, satu-satunya yang mungkin bisa pulih saat menghadapi Chelsea adalah Junior Messias dan Divock Origi.

Sedangkan di Chelsea, Pelatih Graham Potter, dipusingkan dengan absennya sejumlah pemain kunci.

Pierre-Emerick Aubameyang menjadi penyelamat Chelsea saat melawan Crystal Palace, usai golnya pada menit ke-38 mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Dua pemain yang kemungkinan akan turun dalam pertandingan Chelsea di Liga Champions, gelandang asal Prancis, N’Golo Kante dan Marc Cucurella yang kembali berlatih di pusat pelatihan klub, Cobham.

Potter mengaku puas dengan kemenangan yang diraih The Blues. Dia tidak sungkan emuji penampilan Kai Havertz dan kawan-kawan.

“Secara personal, rasanya sangat menyenangkan bisa meraih kemenangan perdana bersama Chelsea,” tutur Potter seperti dilansir laman resmi klub.

Kemenangan atas Palace membuat Chelsea kini menempati posisi lima klasemen sementara dengan raihan 13 poin. Hasil ini juga menjadi modal penting jelang pertandingan melawan AC Milan di Liga Champions.

Meski demikian, Graham Potter yang bergelar master mampu mengantarkan The Blues ke permulaan ciamik. Ini tampak pada kemenangan Chelsea 2-1 atas Crystal Palace pada Sabtu (1/10).

Graham Potter mengaku fokusnya di klub Chelsea saat ini adalah program jangka pendek, bukan jangka panjang untuk membenahi pemain.

“Perubahan itu baik dan dan itu menantang. Bagaimana Anda menghadapinya, bagaimana Anda bekerja dengannya,” ujar Potter.

Mantan legenda Chelsea, John Terry menyebut, Graham Potter bisa jadi The Next Jose Mourinho di klub The Blues.

John Terry yang merupakan eks Chelsea itu adalah salah satu pemain yang sempat bermain di bawah pelatihan Jose Mourinho.

Dia percaya, Potter akan membuktikan dirinya sebagai pelatih hebat yang bisa membawa skuat Chelsea menuju kemenangan.

“Saya pikir pekerjaan ini tak terlalu besar untuknya. Saya pikir apa yang dia lakukan saat di Brighton sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari posisi Brighton saat ini di klasemen sementara, dan itu sudah membuktikan sesuatu,” ujar John Terry.

Di kubu AC Milan, itu telah berkembang pesat sejak pengalaman Liga Championss tahun lalu, tetapi tidak diragukan lagi bahwa ini akan menjadi permintaan yang sangat sulit.

Namun, ini kesempatan lain bagi Rossoneri untuk menunjukkan kekuatan mental mereka, dan menghadapi pertandingan tanpa rasa takut meski sejumlah pemain kunci cedera.

Lebih dari sekadar krisis cedera yang memungkinkan mereka memiliki sikap ini. Dilansir RM.id, Hernandez harus kembali untuk leg kedua melawan tim Inggris ini.


Tag: