jaringberita.com -Masa sulit sedang dialami The Three Lions – julukan Timnas Inggris, di ajang UEFA Nations League 2022-2023. Pasukan Gareth Southgate ini wajib menang saat bertandang ke markas Italia di San Siro, dini hari nanti.
Laga itu menentukan laju The Three Lions di kompetisi antarnegara Benua Biru. Terlebih, laga ini dihelat beberapa pekan sebelum digelarnya putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Peluang Inggris lolos ke babak final four atau semifinal UEFA Nations League, cukup tipis. Mereka belum pernah menang dan baru mengemas dua poin dari empat laga yang sudah dilalui di Grup A3. Bahkan, Inggris menempati posisi juru kunci klasemen Grup A3.
Dengan dua pertandingan sisa, tidak mungkin Inggris bisa meraih delapan poin. Sementara para pesaingnya telah menghimpun poin yang lebih besar dan kemungkinan dapat bertambah.
Italia ada di urutan ketiga dengan lima poin, disusul Jerman di urutan kedua dengan enam poin. Sementara Hungaria secara mengejutkan ada di puncak klasemen dengan tujuh poin.
Jika kalah, Inggris harus bersiap terdegradasi ke Liga B. Apalagi di laga terakhir mereka harus melawan tim kuat Jerman yang belum terkalahkan.
Pelatih Inggris Gareth Southgate menyadari, ini laga sulit untuk timnya. Dia menginginkan pemainnya memberikan permainan terbaik sebagai persiapan menuju Piala Dunia 2022 Qatar.
Kendati demikian, dari 28 nama yang dipanggil ke dalam skuadnya, memunculkan kritikan dari fans. Misalnya, Southgate memanggil Luke Shaw dan Harry Maguire, meski performa keduanya menurun dan belakangan selalu dicadangkan di Manchester United.
Sementara, Jadon Sancho yang mulai menemukan performa terbaiknya di Manchester United dan sudah mencetak tiga gol, tidak dipanggil.
“Kami memiliki sejumlah pemain yang tidak memilik banyak menit bermain dengan klub mereka. Ini tidak ideal, tetapi kami merasa mereka telah dan bisa menjadi pemain penting bagi kami. Ini bukan pemain yang sempurna. Tetapi masih banyak sepak bola yang harus dimainkan sebelum Qatar,” ucap Southgate.
Sementara, Italia yang berstatus sebagai tuan rumah tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan memberikan permainan terbaik untuk mendulang poin penuh.
Laga ini juga bisa menunjukkan ke penggemar bahwa Gli Azzurri-julukan Italia, bisa bangkit setelah gagal lolos ke Piala Dunia Qatar 2022.
“Ini akan menjadi salah satu persiapan untuk Piala Dunia bagi mereka. Tetapi kami harus memberikan sesuatu kepada penggemar, yang kecewa dengan hasil di kualifikasi (Piala Dunia Qatar),” kata pemain Italia Ciro Immobile.
Pemain Lazio itu ingin Gli Azzurri menunjukkan kekompakkan, seperti pada saat menjuarai Piala Eropa 2020.“Selama Kejuaraan Eropa, kami melihat bagaimana Italia bersatu. Dari sana kami harus memulai lagi,” ujarnya sperti dilansir RM.id.
Di tempat terpisah, Jerman harus menghadapi pimpinan puncak klasemen Grup A3, Hungaria di Red Bull Arena Leipzig, dini hari juga. Die Panzer- julukan Jerman, menyadari kualitas Hungaria setelah ditahan imbang 1-1 dalam pertemuan sebelumnya di Budapest Juni lalu.
Jerman yang ada di peringkat kedua klasemen harus menghadapi Hungaria dengan tidak diperkuat beberapa pemain tim utama. Seperti Kapten Manuel Neuer, penyerang Marco Reus, gelandang Leon Goretzka dan Julian Brandt.
Reus mengalami cedera pergelangan kaki saat timnya menang 1-0 atas rival Schalke pada Minggu. Sementara Neuer dan Goretzka positif Covid-19, dan Brandt yang mengalami flu, absen latihan pada hari Rabu