jaringberita.com -
Sheffield: Seorang
remaja
di
Inggris
lumpuh
setelah
mengangkat
beban
300
kilogram
(660
pon).
Kelumpuhannya
disinyalir
karena
tumor
langka
yang
tidak
terdiagnosis
sebelumnya.
Remaja bernama Brandon Hackett (20) tersebut didiagnosis menderita sarkoma Ewing tahun 2021, tumor yang terjadi pada tulang atau jaringan lunak di sekitar tulang.
Brandon mengaku mulai mengalami sakit punggung pada Juli 2021 saat berlatih untuk kompetisi angkat besi, menurut South West News Service (SWNS). Oleh dokter, ia diberitahu bahwa rasa sakit itu disebabkan otot yang tegang, sehingga Brandon mulai menjalani fisioterapi.
Namun, rasa sakit itu terus berlanjut dan menyebar ke perutnya. Ketika dia kembali ke dokter, dia diberitahu bahwa kemungkinan itu adalah linu panggul, yaitu nyeri saraf di kaki yang disebabkan oleh iritasi atau cedera pada saraf linu panggul, menurut Mayo Clinic.
Akan tetapi tasa sakitnya itu terus berlanjut, dan memuncak ketika dia menghadiri Festival Leeds pada Agustus 2021 lalu menyadari kakinya terasa lemah pada acara musik hari Sabtu.
New York Post pada Selasa (23/8/2022) melaporkan, ketika Hackett bangun keesokan harinya, dia sudah kesulitan berjalan. Brandon kemudian pingsan di rumah dan dibawa ke rumah sakit, tetapi disuruh pulang, namun dia pingsan lagi dan kembali ke rumah sakit, sampai membutuhkan alat bantu jalan untuk membantunya bergerak.
"Saya orang yang cukup tenang, jadi saya tidak terlalu khawatir, tetapi saya bingung dan berpikir ini tidak normal'," katanya kepada SWNS.
“Tapi itu benar-benar menakutkan dan aneh dengan sensasi kesemutan yang tidak hilang. Setiap kali saya mencoba bergerak, rasanya seluruh tubuh saya tersengat listrik. Rasanya seperti kaki saya disemen ke lantai dan saya bahkan tidak bisa menggerakkan jari kaki," sambungnya.
Sementara itu, tes mengungkapkan bahwa ada sesuatu yang menekan tulang belakangnya. Saat dia dipindahkan ke Rumah Sakit Sheffield, dia bahkan tidak bisa berdiri.
Brandon selanjutnya menjalani operasi dekompresi darurat dan secara bertahap mulai bisa membuat beberapa gerakan di kakinya, hingga akhirnya didiagnosis menderita sarkoma Ewing.
Untungnya tumor belum menyebar dan Brandon memulai perawatan pada Oktober 2021. Setelah kemoterapi, Brandon perlahan bisa kembali bergerak dan mulai belajar berjalan lagi.
"Saya harus menghabiskan satu minggu penuh berbaring telentang untuk mengurangi pembengkakan di sumsum tulang belakang saya. Sungguh melegakan ketika saya bisa bergerak kembali menjelang akhir minggu,” ucapnya.
Brandon pun diberitahu bahwa dia akan pulih sepenuhnya dan bisa latihan lagi di gym. Namun dia mengaku berencana untuk menjadi pelatih pribadi.
“Saya mengambil tongkat jika kehilangan keseimbangan. Tumornya sudah hilang sekarang dan hasil pemindaian kembali bersih," pungkasnya.