jaringberita.com -Meski sudah dibekukan selama setahun karena kasus hukum, sejak Januari 2022, namun Manchester United (MU) masih tetap memenuhi kewajiban membayar gaji Mason Greenwood yang nilainya cukup tinggi.
Pembekuan itu disebabkan Greenwood diduga melakukan aksi kekerasan dan percobaan perkosaan pada mantan kekasihnya. Kasus ini kemudian berlanjut ke proses hukum.
BACA JUGA :Antisipasi Cuaca Buruk, Menpora: F1 Powerboat Danau Toba Bakal Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca
Beberapa waktu lalu, Greenwood dinyatakan bebas dari segala tuduhan hukum yang diarahkan padanya. Greenwood sudah bebas. Namun, pemain 21 tahun tidak otomatis masuk ke skuad United.
Namun, seperti dikutip dari Sky Sport, kemarin, sejak kasus hukumnya mencuat, ada banyak dampak yang harus diterima Greenwood.
Pemain 21 tahun bukan hanya dibekukan dari tim utama United, akan tetapi kehilangan banyak kontrak komersial dengan sponsor. Salah satu sponsor yang memutus kontrak dengan Greenwood adalah Nike. Greenwood juga dihilangkan dari beberapa game sepak bola.
BACA JUGA : BKKBN: Pancasila Harus Menjadi Inspirasi Menjawab Masalah Masyarakat Termasuk Stunting
Kendati begitu, Greenwood masih punya kontrak dengan Manchester United. Pemain didikan akademi United itu bahkan masih menerima gaji dari pihak klub secara penuh sejak kasusnya mencuat hingga saat ini.
Greenwood menerima gaji 100 ribu pounds per pekan dari United, sekitar Rp 1,8 miliar. Greenwood masih punya kontrak di Old Trafford hingga Juni 2025 dengan opsi perpanjangan selama satu musim.
Laporan itu juga melaporkan, salah satu alasan Mason Greenwood tak bisa langsung masuk ke skuad lantaran tim wanita Manchester United menolak kembalinya Greenwood ke tim utama. Sementara, tim utama United juga belum satu suara terkait masa depan pemain 21 tahun.
BACA JUGA : Viral, Kurir Antar Paket Dikabarkan Meninggal Akibat Kelelahan
Pekan lalu, Erik ten Hag juga disebut telah membuat panggilan telepon dengan Greenwood. Komunikasi itu adalah kali pertama Ten hag melakukan kontak dengan Greenwood, dan tidak ada pembahasan soal wacana Teh Hag mengajak Greenwood kembali ke tim utama.
BKKBN: Pancasila Harus Menjadi Inspirasi Menjawab Masalah Masyarakat Termasuk Stunting