Namun, mereka sudah bangkit dengan mengalahkan Espanyol 3-1 melalui gol-gol Vinicius Junior, Eder Militao, dan Marco Asensio di Bernabeu akhir pekan kemarin.
Sementara, Liverpool seperti dilansir rm.id tercatat berturut-turut mengalahkan Wolverhampton 2-0 dan membabat Manchester United 7-0 di Premier League, tetapi kemudian mengalami antiklimaks. Akhir pekan kemarin, pasukan Jurgen Klopp dipaksa menyerah 0-1 oleh tuan rumah Bournemouth.
Namun, keunggulan agregat sementara 5-2 dan kekalahan Liverpool dari Bournemouth tak boleh membuat Madrid lengah, apalagi sampai mengentengkan lawan. Pasalnya, Liverpool diyakini siap all out di Bernabeu demi upaya mereka menciptakan sebuah keajaiban.
Dikutip dari The Marca, kemarin, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengakui bahwa tim asuhannya itu lebih difavoritkan.
Sementara, Pelatih Liverpool Jurgen Klopp tak takut sama sekali saat menghadapi Real Madrid. Klopp lebih memilih untuk merasa bersemangat karena menurutnya kans The Reds untuk menang dan lolos ke babak berikutnya masih besar.
Klopp mengatakan, Liverpool telah bekerja keras untuk bisa bersaing di Liga Champions musim ini. Oleh karena itu, dia ingin tim asuhannya menghargai setiap momen yang harus dihadapi, termasuk melawan Real Madrid.
Tentu saja Liverpool sangat ingin kembali mengangkat trofi juara Liga Champions di musim ini. Karena itu, pelatih asal Jerman itu merasa laga melawan Real Madrid akan terasa sangat special, mengingat statusnya sebagai juara bertahan.