jaringberita.com -Pemain timnas Prancis, Raphael Varane, membanggakan rekan-rekannya yang selalu punya mental untuk menjadi pemenang di pentas Piala Dunia 2022.
Menurut Varane, Prancis memang gagal juara, tapi mental juara terbentuk karena sempat bangkit setelah ketinggal di babak pertama melawan Argentina.
Ia meyakini sebenarnya bisa menang melawan Argentina dan mengaku sangat bangga dengan timnya dan menjadi orang Prancis. "Kami menjaga kepala kami tetap tinggi. Itu berlalu dengan sangat cepat, setelah itu kami secara fisik lebih baik,"akunya.
Les Bleus sudah tertinggal 0-2 di babak pertama dan secara luar biasa menyamakan kedudukan lewat Kylian Mbappe pada menit ke-80 dan ke-81.
Mereka kembali tertinggal pada babak tambahan di menit ke-108, tapi Mbappe kembali menyamakan kedudukan di menit ke-117. Namun pada babak adu penalti, mereka kalah 2-4.
“Kami mendorong dan kami percaya sampai akhir. Kami hampir membalikkan permainan, setelah memulai dengan buruk. Itu adalah perjalanan yang berliku-liku tetapi ada kekuatan mental di tim ini, banyak hati. Itu memungkinkan kami untuk kembali ke permainan. Kami kecewa tapi ada banyak kebanggaan.”
Kapten timnas Prancis, Hugo Lloris sepakat dengan Varane bahwa Prancis harusnya bangga dengan prestasi ini,
“Sulit ketika Anda kalah dan Anda tidak dapat menemukan kata yang tepat karena terlalu menyakitkan. Tapi kami memberikan yang terbaik dari awal hingga akhir turnamen ini dan kami harus bangga akan hal itu,”kata Lloris seperti kami kutip dari Rm.id.
“Kami terlalu pasif di babak pertama, kami membiarkan mereka melakukan terlalu banyak kerusakan tetapi dua kali kami bangkit, menunjukkan semangat dan energi yang besar untuk bangkit,” ujarnya.
“Kami memiliki dua peluang besar bahkan pada menit ke-119 sebelum babak tambahan selesai dan itu kemudian membuat lebih menyakitkan untuk kalah.”