Stop Gunakan Gas Air Mata!


Stop Gunakan Gas Air Mata!
Tragedi Kanjuruhan

Kata @henrysubiakto, bukankah pe­nonton di tribun tidak menyerang sia­papun? Bahkan banyak wanita dan anak-anak ikut nonton? Beda lagi untuk mereka yang menyerang dan provokasi.

“Jujur saya kecewa sama Kepolisian. Keamanan orang nonton bola disamakan dengan demo. Peraturan sudah jelas dari FIFA, tapi what a shameful thing. Kepolisian harus stop penggunaan gas air mata,” tutur @ValentinaFeby.

Akun @Rodiamut mengatakan, gas air mata bukan untuk mencegah hilangnya kericuhan, menambah ricuh dan panik di mana-mana. Bahkan, menelan korban bukan hanya yang bersalah, yang tidak tahu apa-apa juga ikut terseret. “Stop penggunaan gas air mata,” tegasnya.

Sementara, @medianarskptr tidak setu­ju penggunaan gas air mata dihentikan. Dalam hal ini, tindakan Polisi ngelempar gas air mata karena ada sebab. Termasuk juga adanya oknum TNI yang menendang suporter, pasti ada alasannya.

“Gue pribadi setuju dan sudah tanda tangan petisi buat polisi stop menggu­nakan gas air mata buat ngontrol massa. Tapi kenapa nggak ada petisi untuk men­gurangi orang-orang yang hobi merusuh? Bukan cuma polisi yang harus berbenah,” kata @panjiaqila.


Tag: