Sangkal Ketemu Jalan Buntu, Habis Lebaran KIB Bertemu Bahas Pencapresan


Sangkal Ketemu Jalan Buntu, Habis  Lebaran KIB Bertemu Bahas Pencapresan
Dari kiri: Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

jaringberita.com -Meski mengiayakan sejauh ini belum menentukan siapa yang akan diusung sebagai calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menegaskan off dulu melakukan pertemuan selama Ramadhan.

Koalisi yang terdiri atas Golkar, PAN, dan PPP ini memastikan, tidak bertemu jalan buntu. Setelah Lebaran, KIB akan menggelar pertemuan untuk membahas pencapresan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dan memastikan KIB tetap solid. Namun, selama Ramadan ini, KIB off dulu dalam melakukan pertemuan. Alasannya, di bulan yang penuh berkah ini, masing-masing parpol punya agenda sendiri.

Ia juga membantah anggapan KIB berpotensi bubar, lantaran tidak ada progres berarti setelah deklarasi. Menurutnya, KIB justru tengah membuka ruang untuk memungkinkan membesarkan koalisi menyongsong Pemilu 2024.

KIB merupakan koalisi parpol yang pertama terbentuk dalam menghadapi Pemilu 2024. Namun, dalam hal pencapresan, KIB kalah cepat dibanding Koalisi Perubahan dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, yang sudah hampir final.

Soal progres koalisi lain, Awiek tidak terlalu ambil pusing. Dia bilang, setiap koalisi memiliki mekanisme tersendiri dalam penentuan capres-cawapres. Untuk KIB, penentuan akan dilakukan dalam rembuk bersama. "Tentu semuanya akan dirembug bersama dengan KIB," tegasnya dilansir rm.id.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menjelaskan, KIB adalah kumpulan parpol yang telah bekerja sama dan menggabungkan diri untuk memenuhi persyaratan presidential threshold 20 persen. KIB sudah resmi deklarasi. Sudah menyelesaikan platform koalisi dan rencana Program Akserasi dan Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN).

Kata Viva, parpol-parpol dalam KIB berkoalisi karena kesamaan cita-cita perjuangan politik yang kemudian disatukan oleh platform dan program kerja. Hal ini berbeda dengan koalisi partai politik lain yang lebih disatukan figur yang akan diusung di pilpres.

Viva membenarkan, ada rencana pertemuan KIB setelah Lebaran. Dalam momentum ini, PAN, PPP, dan Golkar akan bersama-sama membahas proposal dari masing-masing parpol tentang capres-cawapres. "Masing-masing anggota KIB akan mengusulkan paslon di meja rapat KIB. Lalu, akan diputuskan untuk didaftarkan ke KPU sebagai paslon dari KIB," bebernya.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia juga menegaskan, KIB masih solid. Dia menerangkan, ketiga partai telah menyepakati tiga hal. Pertama, memiliki visi yang sama membangun Indonesia ke depan. Kedua, menghargai kedaulatan masing-masing partai, yakni mempersilakan menjalin komunikasi di luar KIB. Ketiga, menghargai keputusan internal partai.

Dengan kesepakatan itu, KIB tetap solid. "Kalau nanti pertanyaannya siapa capres dan cawapres KIB, nanti ada waktunya, ada chapter-nya ada. Di chapter terakhir akan dibicarakan antara Pak Airlangga, Pak Zulhas dan Pak Mardiono," ungkap Ketua Komisi II DPR itu.

Namun, klaim ini diragukan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah. Dia menilai, KIB tengah dirundung dilema. Sebab, KIB tidak memiliki tokoh potensial terusung dari internal.

Jika akan ada pertemuan setelah Lebaran, Dedi menyarankan, perlu konsolidasi serius, menentukan capres-cawapres dari KIB. Tentu dengan syarat, tokoh yang akan diusung tersebut harus memiliki daya ungkit terhadap elektabilitas partai, sekalipun di luar KIB.

Penulis
: jrb-mt
Editor
: Dedi

Tag: