Siapa yang memasang baliho tersebut? Dasco mengaku sudah mengantongi nama penyebar baliho tersebut. Bahkan sudah melayangkan protes. Hanya saja, Wakil Ketua DPR ini enggan mengungkap siapa pelakunya.
Dasco mengaku akan menyerahkan urusan ini ke penegak hukum. Biar nanti aparat yang mengkaji apa yang menjadi keberatannya. Ia mengaku sudah menginstruksikan kader di daerah untuk melaporkan kasus ini ke Polda setempat.
“(baliho itu) Sepintas memang konten-kontennya kelihatan positif, tapi seelah kami analisa hasilnya akan negatif bagi Pak Prabowo,” ungkapnya.
Hal senada diungkap Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa. Dia mengaku, di sejumlah wilayah di Banten seperti Lebak, Serang dan Pandeglang, banyak ditemukan baliho yang dipasang bukan oleh kader maupun relawan Prabowo.
Beda dengan Dasco, Desmond menjelaskan soal isi Baliho tersebut. Kata dia, baliho tersebut berisi gambar Prabowo dan Presiden Jokowi dalam balutan kemeja putih. Keduanya berjalan berdampingan. Di atasnya ditulis dalam huruf besar “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Di bagian bawah, dipasang juga foto Prabowo salam pese sedang hormat dengan kutipan di sampingnya. “Kepemimpinan Pak Jokowi efektif. Saya mengakui itu & hormat”.
Bukannya bagus? “Awalnya kita anggap bagus, karena ada pesan persatuan. Namun setelah kita analisa, ternyata baliho-baliho itu dipasang di wilayah-wilayah yang selama ini dikenal anti Jokowi dan merupakan pemilih Prabowo di 2019,” kata Desmond kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Apalagi setelah ditelusuri, pemasangan baliho-baliho itu bukan dilakukan oleh pendukung Prabowo maupun kader Gerindra seperti dlansir dari RM.id. “Pemasang ini ingin memancing emosi dari massa yang kontra Jokowi dengan memamerkan kedekatan dengan Prabowo,” beber Wakil Ketua Komisi III DPR ini.