Perindo Kritik Kebijakan Migrasi Siaran TV Digital


Perindo Kritik Kebijakan Migrasi Siaran TV Digital
Wakil Ketua Umum Partai Perindo Boyke Novrizon

jaringberita.com -Wakil Ketua Umum Partai Perindo Boyke Novrizon ikut mengkritik kebijakan Menkominfo soal menghentikan seluruh siaran televisi analog di wilayah Jabodetabek, dan 222 Kabupaten Kota di Indonesia.

Menurutnya, kebijakan Menkominfo ini sangat memberatkan rakyat kecil di daerah yang tidak memiliki akses migrasi ke siaran televisi digital.

"Bayangkan, rakyat di pedesaan maupun perkotaan seperti petani, nelayan, buruh pabrik, pekerja bangunan, pedagang kecil, supir angkot dan banyak lagi tentunya sehabis mereka bekerja keras pasti yang letih yang dirasakan, berharap pulang ke rumah hanya hiburan menonton TV, tidak bisa lagi karena akses dan hak mereka sudah diambil oleh negara dalam hal ini Menkominfo," ujar Boyke dilansir jaringberita.com dari RM.id, Kamis (10/11).

Asumsinya, sekalipun Jabodetabek termasuk wilayah perkotaan, tidak semua terakses atau secara merata mendapatkan set box gratis dari Pemerintah. Nah, jika ingin mengakses siaran televisi digital, harus membeli sendiri set box atau beralih ke smart TV.

Artinya, di tengah kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat yang pas pasan bahkan kurang saat ini, namun kenyataannya mereka tetap dibebankan hanya untuk mengakses hiburan TV yang dari dahulu negara memberikan gratis dengan menggunakan siaran manual.

"Tentu yang kita pikirkan itu masyarakat kecil kelas bawah. Karena itu Partai Perindo berada pada posisi berpihak kepada rakyat kecil. Bangsa dan rakyat kita ini butuh hiburan di tengah hiruk pikuk dan kegundahan ekonomi," tegas Boyke.


Tag: