Peran Relawan dalam Penanganan Bencana Diapresiasi BNPB


Peran Relawan dalam Penanganan Bencana Diapresiasi BNPB
Istimewa
Peran relawan dalam penanggulangan bencana

Di akhir sambutan, Prasinta mengimbau kepada masyarakat dan seluruh unsur di daerah agar mempersiapkan diri mengantisipasi adanya potensi cuaca ekstrem yang akan melanda.

"Saya berpesan kepada kita semua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem pada beberapa hari kedepan khususnya menjelang libur tahun baru sesuai dengan informasi peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pangarso Suryotomo selaku Direktur Kesiapsiagaan BNPB mengungkapkan, relawan dengan semangat dan prinsip memanusiakan manusia selalu hadir di setiap fase bencana.

"Relawan tanpa dikomando langsung terjun ke lapangan membantu penanganan bencana dari mulai fase prabencana, tanggap darurat hingga pascabencana, tidak hanya bencana alam namun pandemi Covid pun ikut turut terlibat," ungkap Pangarso.

Dirinya menjelaskan, kegiatan gladi atau simulasi penanganan bencana harus kerap dilakukan setiap saat agar masing - masing mampu mengetahui fungsi dan tugasnya.

"Perlu dilatihkan setiap saat agar menjadi terbiasa dan lebih siap. Harapannya apa yang sudah digladikan, pada saat terjadi bencana nanti bisa dipraktikan dengan baik," tutupnya.

Peringatan hari relawan sedunia tahun ini dihadiri oleh 700 relawan yang tergabung dalam 138 organisasi relawan yang tergabung dalam Squad Penanggulangan Bencana Indoneisa (Squad PBI) dan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, BPBD Provinsi DKI Jakarta, BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Provinsi Jawa Tengah serta lembaga yang bergerak di bidang penanggulangan bencana.

Editor
: Nata

Tag: