Obrolin Isu Strategis, AHY Temui Sejumlah Pejabat Dan Akademisi Australia


Obrolin Isu Strategis, AHY Temui Sejumlah Pejabat Dan Akademisi Australia
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat bertemu Penny Wong, Menteri Luar Negeri & Perdagangan Australia di di Sydney

Pria kelahiran Bandung ini menyampaikan, kehadirannya di Australia itu juga menyampaikan sejumlah isu pokok. Di tataran global, putra sulung SBY ini menyoroti multilateralisme yang bermasalah, juga rivalitas AS dan China di kawasan Indo-Pasifik.

"Sebagai negara middle power, saya berharap Indonesia dan Australia bisa bersama-sama menjaga stabilitas kawasan di Indo-Pasifik," sebutnya.

Selain itu, AHY menyampaikan tiga tantangan dan peluang bagi hubungan bilateral Indonesia dan Australia. Pertama, hubungan politik Indonesia-Australia terjalin sangat baik, namun kerja sama ekonomi kedua negara harus ditingkatkan.

Khususnya, di bidang perdagangan dan investasi. Kedua, trust atau rasa saling percaya adalah kunci penting bagi hubungan kedua negara sahabat ini.

Ketiga, hubungan antara warga Indonesia dan Australia atau people-to-people contact menjadi key driver dan elemen penting bagi kedua negara.

AHY juga menceritakan tentang diskusinya dengan Shadow Minister di bidang Luar Negeri Australia, Senator Simon Birmingham, dari Partai Liberal yang menjadi partai oposisi pemerintah di Negeri Kanguru saat ini.

"Sebagai pihak oposisi di pemerintahan masing-masing, kami berdiskusi dengan hangat bagaimana bisa terus memajukan hubungan bilateral Indonesia dan Australia ke depan. Begitu juga di kawasan, peran ASEAN perlu ditingkatkan untuk menjaga stabilitas," katanya.

"Kami pun bersepakat bahwa, hubungan yang baik ini harus terus dilanjutkan, tanpa memandang partai mana yang berada di pemerintahan. Komunikasi aktif diantara oposisi inilah yang menurut saya sangat baik dan perlu diapresiasi," tambahnya.

Editor
: Matakabar

Tag: