Ketua Satgas Dorong Pemprov Jawa Timur Perkuat Strategi Penanganan PMK


Ketua Satgas Dorong Pemprov Jawa Timur Perkuat Strategi Penanganan PMK
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Letjen TNI Suharyanto meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan pelaksanaaan strategi penanganan PMK di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dalam Penanggulangan Bencana di Lingkungan Pemerintah Daerah sekaligus Monitoring dan Evaluasi Penanganan PMK di Jawa Timur, Rabu (2/11/2022).


"Provinsi Jawa Timur saat ini tercatat memiliki kasus aktif nomor 1 di Indonesia. Tolong ini (pemerintah daerah) segera bahu membahu untuk mempercepat penanganan PMK di Provinsi Jawa Timur," tegasnya dalam siaran tertulis yang diterima, Kamis (3/11/2022).


Dalam arahannya, Ketua Satgas PMK Nasional menekankan kembali 5 strategi penanganan PMK yaitu, pengobatan, biosecurity, vaksinasi, testing, dan potong bersyarat. Suharyanto menekankan prioritas utama saat ini untuk penanganan PMK di Jawa Timur adalah pengobatan dan vaksinasi.


"Jawa Timur saat ini termasuk daerah yang tingkat kesembuhannya rendah. Saya minta untuk dicek pengobatan ini, kalau ketersediaan obatnya kurang segera laporkan," jelasnya.


Saat ini, persentase kesembuhan kasus konfirmasi PMK di Jawa Timur sebesar 78,57%, berada di bawah Jawa Tengah sebesar 81,73% dan Jawa Barat sebesar 82,87%.


Suharyanto mengatakan, pengobatan tidak hanya bergantung pada pengadaan yang dilakukan oleh pemerintah. Dirinya mencontohkan seperti yang dilakukan di Jawa Barat, para peternak bisa menggunakan obat-obatan tradisional.


"Di Jawa Barat para peternak memberikan obat tradisional kepada hewan ternaknya. Misalnya dengan memberikan campuran citrun makanan, molase, dan air untuk pengobatan di daerah mulut hewan," jelasnya.


Sementara untuk pengobatan kaki dan kuku dapat menggunakan campuran cuka dan air dengan perbandingan 1:2 dan disemprotkan pada kaki yang luka sebanyak 3x sehari. Pasca pengobatan, hewan rentan PMK dapat diberikan pakan singkong yang diparut dan dicampurkan dengan molase.

Editor
: Nata

Tag: