Hasto Nembak Terus


Hasto Nembak Terus
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Pengamat politik dari Universitas Airlangga Prof Kacung Marijan melihat, serangan Hasto ke NasDem berpangkal pada pencapresan Anies. Kemudian merembet ke mana-mana. Barangkali itu tidak lepas dari posisi NasDem yang jelas-jelas mengusung Pak Anies dan hendak berkoalisi dengan PD (Partai Demokrat) dan PKS," ucap Kacung.

Menurut Kacung, rentetan tembakan Hasto mengisyaratkan PDIP berhenti menjalin hubungan kerja sama dengan NasDem.

"Pernyataan Pak Hasto itu juga mengisyaratkan bahwa PDIP akan mencalonkan capres yang berseberangan dengan calon NasDem. Ini adalah bagian dari pemanasan menjelang 2024," analisisnya seperti dilansir dari RM.id.

Sementara, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah agar terkejut dengan sikap Hasto belakangan ini. Dia pun menyarankan Hasto menurunkan tensi politiknya. Jika terus menembak NasDem, Hasto akan dinilai negatif.

"Hasto dalam hal ini kehilangan kebijaksanaan sebagai kader elite partai. Ia lebih terlihat seperti kader militan tingkat bawah. Seharusnya ia membedakan mana kepentingan koalisi dalam pemerintahan, dan mana kepentingan privasi partai mitra," ucap Dedi.


Tag: