Boyamin sangat menyentil kelakuan Enembe yang senang main judi. Padahal, kata dia, mayoritas masyarakat Papua banyak yang masih miskin.
“Masyarakat Papua masih miskin, pemimpinnya malah berjudi. Yang diduga bahkan sampai di angka Rp 560 miliar,” tegasnya.
Warganet pun ikutan kesal mendengar kelakukan Enembe. “Gubernur Papua punya kekayaan luar biasa, tapi rakyatnya miskin. Rakyatnya gak marah ya, ada kesenjangan seperti ini,” sesal @ayungp2. “Lukas Enembe korupsi buat perut buncit dia sendiri,” timpal @NirinaSarbelia.
“Lukas Enembe penjahat tidak peduli dengan rakyat Papua,” sindir @wettybregita. Lukas Enembe koruptor penyengsara rakyat Papua. “Tangkap dan adili Lukas Enembe dan gerombolannya,” sahut @dafanmaulida. “Penjarakan Lukas Enembe! Koruptor perusak negara,” pinta @MaryTurner55.
Lalu apa kata Enembe soal foto-fotonya bermain judi yang ramai di medsos? Pengacara Enembe, Aloysius Renwarin, mengakui kliennya bermain judi di Singapura. Namun, dia mengklaim Enembe bermain judi menggunakan uang pribadi.
“Tidak sefantastis itu, itu kan (uang) pribadi. Tidak ada uang yang dibawa dari mana-mana, begitu,” kata Aloysius.
KPK kembali memanggil Enembe Senin besok. Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pemanggilan merupakan yang kedua kepada Enembe.
Sementara pemanggilan pertama dilakukan pada 12 September 2022, tetapi Lukas mangkir dan tidak mendatangi Mako Brimob Polda Papua seperti dilansir RM.id.
“Kami juga ingin tegaskan, proses penyidikan yang KPK lakukan ini telah sesuai prosedur dan ketentuan hukum, sehingga hak-hak tersangka pun kami pastikan diperhatikan sebagaimana koridor hukum berlaku,” kata Ali.