Hanya saja, Rudy mengaku, sampai saat ini belum ada pemanggilan. Ia pun tak mempersoalkan jika nanti ditegur. "Saya punisment belum pernah menerima, reward juga belum pernah menerima. Kalau nanti diberi kan yo, berarti aku diakui sebagai kader partai. Gitu aja," paparnya.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro tak kaget dengan pemanggilan Ganjar ini. Kata dia, wajar kalau PDIP melakukan klarifikasi kepada Ganjar. Soalnya, pernyataan Ganjar siap nyapres terkesan bertentangan dengan sikap partai yang menegaskan urusan capres ada di tangan Mega.
Menurut Agung, pernyataan Ganjar ini otomatis memberikan tekanan kepada Mega agar segera memutuskan capres. Sementara Mega menginstruksikan kader agar jangan dulu bicara capres. "Jadi adanya tekanan terhadap Mega itu wajar kalau Ganjar dipanggil," kata Agung, kemarin.
Hal senada juga disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Menurutnya, omongan Ganjar soal siap nyapres ini mengarah langsung ke Mega dan bisa dianggap sebagai pembangkangan.
Apalagi sebagai partai besar, kata dia, PDIP sudah punya sistem dan aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh kader.
Meskipun Ganjar punya elektabilitas moncer di survei, kata dia seperti dilansir dari RM.id, tidak etis mencuri start dengan bilang siap nyapres. "Bisa saja ada pemberian sanksi," kata Jerry